Promosikan Museum Kayu, Disbudpar Kotim Gelar “Education Culture Museum Pameran dan Culinary”

Teks foto: Wakil Bupati Kotim Irawati bersama pejabat lainnya saat pembukaan Education Culture Museum Pameran dan Culinary di halaman Museum Kayu Sampit, Jumat (7/7/2023) malam.(ist/Diskominfo Kotim)

Sampit, kalselpos.com
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar “Education Culture Museum Pameran dan Culinary” di halaman Museum Kayu Sampit. Kegiatan ini sebagai upaya mempromosikan museum yang terletak di Jalan S Parman tersebut.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kotim Ellena Rosie menjelaskan, kegiatan dilaksanakan pada tanggal 7 hingga 9 Juli 2023. Berbagai kegiatan digelar selama Education Culture Museum Pameran dan Culinary.

Bacaan Lainnya

“Kegiatan ini untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait keberadaan museum dalam kaitannya dengan pelestarian dan pewarisan kebudayaan dalam kehidupan masyarakat,” kata Ellena Rosie saat pembukaan, Jumat (7/7/2023) malam.

Pembukaan Education Culture Museum Pameran dan Culinary turut dihadiri Ketua DPRD Kotim Rinie, Ketua TP-PKK Kotim Khairiah Halikinnor dan pejabat lainnya.

Acara pembukaan berlangsung meriah, terlebih dengan penampilan artis ibu kota, yaitu Iman Demesis Band dan Dyrga Dadali Band.

Rangkaian kegiatannya, yaitu edukasi museum untuk pelajar, mahasiswa dan komunitas pecinta museum, pameran dan edukasi melalui koleksi benda museum dari museum kayu dan rumah sejarah peradaban masyarakat Kotim “Anjungan Sampit”.

Selain itu, ada pameran lukisan, lomba vlog, lomba tari kreasi, lomba fashion show, lomba habsy/hadrah serta Tenan Kuliner Hola. Pengunjung juga bisa menikmati beragam kuliner di stan-stan yang dijual, sekaligus membantu pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Wakil Bupati Kotim, Irawati saat membuka acara itu mengatakan, pihaknya mengapresiasi kegiatan ini. Kegiatan ini bisa memotivasi dan menambah kecintaan generasi muda terhadap kebudayaan sehingga ikut melestarikannya, salah satunya dengan mengoptimalkan keberadaan Museum Kayu

“Mari kita manfaatkan semaksimal mungkin keberadaan Museum Kayu Sampit ini sebagai wujud tanggung jawab kita bersama dalam melestarikan, membina sekaligus mengembangkan budaya,” ujar Irawati.

Irawati berharap masyarakat semakin mencintai kebudayaan sehingga turut peduli untuk melestarikannya. Keberadaan Museum Kayu Sampit dapat menjadi salah satu sarana untuk pelestarian budaya di Kotim.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait