Penyelenggaraan Program DASHAT Diharapkan dapat Turunkan Angka Stunting di HSU

BKKBN Kabupaten HSU melaksanakan penguatan penyelenggaraan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT). (diskominfosandi)

Amuntai, kalselpos.com– Program penguatan penyelenggaraan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) semakin digalakkan oleh Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) setempat.

Bukan hanya itu, melalui program tersebut juga DPPKB, pada Senin (26/06) lalu, jjuga melaksanakan Pemberdayaan Kelompok Masyarakat di Kampung Keluarga Berkualitas (KB) di aula DPPKB HSU.

Bacaan Lainnya

Kepala DPPKB HSU Dra. H. Anisah Rasyidah mengutarakan, keberadaan DASHAT, selain dapat memenuhi kebutuhan gizi anak stunting, bumil/ busui dan keluarga risiko stunting, juga diperolehnya pengetahuan dan keterampilan penyiapan pangan sehat dan bergizi berbasis sumber daya lokal.

“Mudah-mudahan melalui kegiatan ini juga dapat meningkatkan kerjasama dan sinergitas kita dalam upaya penurunan angka stunting di Kabupaten HSU melalui DASHAT,” katanya.

Ditambahkan, Kepala Bidang Keluarga Berencana dan Advokasi, Drs. H. Tabrani mengatakan, kegiatan tersebut dalam rangka dasar Peraturan Presiden nomor 72 tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting yang holistik, integratif, dan berkualitas melalui koordinasi, sinergi, dan sinkronisasi di antara pemangku kepentingan. Merupakan salah satu bentuk upaya pemerintah dalam mengurangi angka stunting di Indonesia.

“Tujuannya, meningkatkan kualitas gizi masyarakat melalui optimalisasi sumber daya manusia dengan pangan lokal dalam rangka mempercepat stunting di Kabupaten HSU,” imbuhnya.

Seperti diketahui, stunting di Kabupaten HSU sekarang berkisar 28,5 persen. Namun, dengan adanya kegiatan ini, diharapkan di tahun 2024 mendatang, minimal tercapai sesuai dengan Peraturan Presiden dengan angka stunting yang telah ditetapkan.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait