Bupati Kotim Serahkan Ambulans untuk Puskesmas Baamang II

Teks foto: Bupati Kotim Halikinnor menyerahkan secara simbolis ambulans kepada Kepala Puskesmas Baamang II, dr Desliana Eka Maulitita, Selasa (4/7/2023). (ist)

Sampit, kalselpos.com
Kendala kekurangan ambulans di Puskesmas Baamang II kini teratasi. Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) H Halikinnor menyerahkan satu unit mobil ambulans untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di puskesmas tersebut.

Menurut Halikinnor, tambahan satu unit ambulans tersebut diberikan karena aktivitas pelayanan di Puskesmas Baamang II cukup tinggi. Apalagi, satu mobil ambulans yang dimiliki saat ini sering rusak sehingga dikhawatirkan mengganggu pelayanan, khususnya saat merujuk pasien ke rumah sakit.

Bacaan Lainnya

“Mudah-mudahan ini bisa mengoptimalkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” kata Halikinnor saat menyerahkan mobil ambulans tersebut, Selasa (4/6/2023).

Setiap hari Puskesmas Baamang II rata-rata melayani sekitar 70 pasien. Sudah seharusnya pelayanan di puskesmas di Kota Sampit ini didukung sarana yang memadai, salah satunya monil ambulans yang mencukupi.

Kecepatan membawa pasien untuk penanganan, bisa berpengaruh terhadap kondisi kesehatan dan keselamatan pasien. Untuk itu dia berharap ambulans yang diberikan tersebut bisa digunakan secara optimal untuk pelayanan.

Dia juga mengapresiasi langkah maju Puskesmas Baamang II yang sudah memperlakukan pendaftaran secara online. Namun pendaftaran manual tetap perlu dilakukan karena tidak semua warga mampu maupun melek teknologi informasi.

“Ini sudah bagus dan kita apresiasi. Paling tidak ini bisa mengurai antrean sehingga pendaftaran tidak menumpuk,” ujar Halikinnor.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Baamang II dr Desliana Eka Maulitita mengatakan, bantuan ambulans ini sangat membantu sekali, khususnya untuk pelayanan rujukan karena sebelumnya ambulans yang ada sering rusak. Ketika rusak, mempengaruhi waktu merujuk pasien sehingga bisa berpengaruh terhadap kesehatan pasien.

“Puskesmas kami ini melayani rawat inap serta pelayanan 24 jam UGD dan persalinan sehingga harus selalu siaga. Satu ambulans yang dimiliki saat ini sering rusak namun tetap mereka gunakan dengan kondisi apa adanya. Kalau dua unit ini bisa untuk berjaga-jaga,” pungkas Desliana.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait