Batulicin, kalselpos.com– Polres Tanah Bumbu (Tanbu) berhasil mengungkap identitas dan penyebab seorang pria yang nekat gantung diri di Jalan Transmigrasi RT. 05 Desa Barokah, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanbu, Kamis (15/6) dini hari.
Pria tersebut berinisial FAD (29) salah seorang warga Desa Guntung, Kecamatan Teluk Kepayang, Kabupaten Tanbu, Provinsi Kalimantan Selatan.
“Diduga kuat ia gantung diri karena sakit hati, akibat persoalan asmara alias ditolak cintanya oleh seorang wanita yang tak lain teman lamanya,” kata
Kapolres Tanbu AKBP Tri Hambodo, SIK melalui Kasi Humas setempat Iptu J. Sinaga melalui pesan singkatnya, Kamis (15/6).
“Berdasarkan keterangan saksi, korban mungkin putus asa dan sakit hati, lantaran ditolak cintanya,” tambahnya.
Iptu J Sinaga juga menjelaskan, dari dasar keterangan saksi SH (41) satu hari sebelumnya korban mencoba bunuh diri dengan meminum cairan pengharum pakaian loundry yang disebabkan perasaan asmaranya selalu ditolak oleh DIT (29). Namun, saat itu kondisi korban masih dapat diselamatkan.
“Dengan adanya keterangan tersebut, motif korban gantung diri hari ini diduga karena korban frustasi akibat cintanya yang selalu ditolak oleh DIT,” ungkapnya
Lebih lanjut lagi Kasi Humas membeberkan, dari hasil pemeriksaan oleh Unit Inafis Satreskrim Polres Tanbh dan Dokter Puskesmas Simpang Empat ditemukan luka bekas jeratan tali di bagian leher korban.
Kemudian ada ditemukan tanda basah pada kemaluan, lidah korban menjulur, dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.
“Dari hasil ini korban meninggal murni karena gantung diri,” tuturnya.
Ditambahkannya, atas kejadian itu pihak keluarga korban sudah menerima atas peristiwa tersebut, sehingga pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi terhadap jenazah korban.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





