Amuntai, kalselpos.com – Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menuju Kabupaten Layak Anak (KLA) dan dilakukan di Verifikasi Lapangan Hybrid (VLA) oleh tim verifikator.
Kegiatan yang dilakukan melalui Via Zoom di ikuti Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), Tim Verifikator Provinsi Kalsel, Ketua gugus tugas KLA HSU, serta instansi terkait di Mess Negara Dipa Amuntai, kemarin.
Penjabat (Pj) Bupati HSU Raden Suria Fadliansyah mengatakan, KLA ini akan menjadi motivasi dalam proses program pemenuhan hak-hak agar anak dapat hidup, tumbuh, dan berkembang dengan baik.
Ia menambahkan, anak merupakan aset dan investasi yang sangat penting dalam kehidupan. Perwujudan anak sebagai generasi muda yang berkualitas merupakan salah satu upaya memperkuat kemampuan daya saing dalam menghadapi tantangan global dan merupakan pembangunan nasional dalam menempatkan perkembangan sumber daya manusia.
“Melalui kegiatan KLA ini, akan membawa manfaat yang sebesar-besarnya dalam rangka pemenuhan hak dan perlindungan anak khususnya di Kabupaten HSU,” harapnya.
Menurutnya, anak merupakan masa depan bangsa yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan bangsa, maka pemerintah melalui KemenPPPA telah mendesain dan melakukan sebuah sistem strategi pemenuhan hak – hak anak dalam mengembangkan kebijakan KLA.
Sementara, KemenPPPA yang di sampaikan melalui Via Zoom oleh Asisten Deputi Perumusan Kebijakan Perlindungan Khusus Anak Muhammad Ihsan mengatakan, acara ini merupakan rangkaian evaluasi penyelenggaraan KLA Tahun 2023 yakni verifikasi lapangan secara hybrid.
“Evaluasi ini bertujuan untuk mengetahui capaian penyelenggaraan KLA dan memberikan rekomendasi bagi perbaikan penyelenggaraan KLA di waktu mendatang,” katanya.
Dirinya berharap, dengan KLA ini anak-anak di Kabupaten HSU menjadi anak yang sehat, ceria berakhlak mulia, dan terlindungi dari berbagai bentuk kekerasan dan diseminasi.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





