Dugaan Penganiayaan anak PAUD di Banjarmasin, Ibu korban sudah Bawa kasusnya ke Jalur Hukum

[]fudail DIWAWANCARAI - Ibu sang anak, Rizka Annida Yulita ST saat diwawancarai awak media, Selasa (30/5/23) siang.

Banjarmasin, kalselpos.com– Beberapa hari belakangan ini, viral di sosial media kisah seorang siswa Pendidikan Anak Usia dini (PAUD) di salah satu Kota Banjarmasin diduga dianiaya oleh oknum guru di sekolah setempat.

Akibat diduga kekerasan tersebut, salah seorang anak berusia 4 tahun mengalami patah tulang selangka.

Bacaan Lainnya

Ibu sang anak, Rizka Annida Yulita ST, menceritakan kronologi saat ditemui di rumahnya di kawasan Jalan Kecamatan Banjarmasin Barat.

“Sebenarnya kejadian sudah tiga bulan yang lalu, namun baru tahunya hari Jumat (26/05/23) lalu, lantaran Wali Kelas menyampaikan kejadian yang sebenarnya,” ujar ibu korban, saat diwawancarai awak media, Selasa (30/05/23) siang.

Dengan terbuka Wali Kelas menceritakan kepada sang ibu korban, sebab dia sempat berkeluh kesah lantaran dirinya dipersulit untuk meminta surat pindah.

“Anak saya ini kan tidak bisa bicara, dengan berkomunikasi apa yang ia sampaikan masih tidak bisa. Terparah anak saat itu bersandar dengan bahu si oknum dengan tangan kiri dan tangan kanan memegang dot,” sambungnya.

Lantas saksi mata, langsung membawa ke salah satu ruangan untuk menenangkan, namun saat dibuka, baju si anak, tangan kirinya terlihat lebam.

Sebelumnya, dirinya sempat mempertanyakan, kepada guru di sekolah tersebut, kenapa ? Tapi guru di sana menyampaikan, tidak melihat.

“Kemarin kita sudah minta kepada pihak sekolah, itikad baik untuk menyampaikan cerita sebenarnya. Namun tidak ada itikad baik,” jelas ibu korban, hingga kasusnya terpaksa dibawa ke ranah hukum.

“Bismillah ini kita serahkan kepada pihak berwajib. Pagi tadi sudah dilakukan visum di dampingi pihak kepolisian Polda Kalsel, saat ini proses pemanggilan saksi,” ucapnya.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait