Kandangan, kalselpos.com – Menstabilkan pasokan dan harga bahan pokok, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) gelar pangan murah melalui Toko Tani Indonesia (TTI) di Kelurahan Jambu Hilir.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten HSS Mawardi mengatakan, pangan murah yang digelar melalui TTI sebagai upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan, dan penanganan inflasi daerah.
Dikatakan Mawardi, pangan murah hadir dengan harga relatif lebih rendah dari harga pasaran.
Ia mengatakan, harga bahan pokok yang disediakan diantaranya, gula Rp13.500 per kilogram, minyak goreng Rp15 ribu per liter, telor ayam Rp30 ribu per kilogram, bawang merah Rp43 ribu per kilogram, bawang putih 30 ribu per kilogram.
Selain itu, asam Rp5 ribu per buah, garam Rp2 ribu per bungkus, kecap Rp9 ribu per bungkus, susu Rp7.500 ribu per bungkus, daging beku Rp90 ribu per kilogram.
“Meski harga telur ayam dan bawang merah mengalami kenaikan, tapi di TTI bisa lebih murah dari pasar,” ujar Mawardi.
Mawardi mengatakan, pangan murah di TTI sudah memasuki putaran yang ke-32 kali, dari rencana 86 kali selama tahun 2023 dilaksanakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) HSS melalui Dinas Ketahanan Pangan.
“Semoga dengan adanya pangan murah di TTI masyarakat bisa terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokok,” ujar Mawardi.
Sementara itu, Lurah Jambu Hilir, Ashfia Rahma mengatakan, masyarakat sangat antusias dengan pangan murah di TTI yang berbelanja memenuhi kebutuhan rumah tangga.
Ia mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) yang telah memfasilitasi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Alhamdulillah, masyarakat dimudahkan untuk memenuhi pangan rumah tangga dengan harga murah,” ujarnya.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





