BANJARMASIN, kalselpos.com – Dugaan kafe maupun kedai menjual minuman keras (Miras) yang tak sesuai perizinan, membuat belasan anggota Forum Rakyat Peduli Bangsa dan Negara(Forpeban) dan Pemuda Islam Kalimantan Selatan (Kalsel) mendatangi kantor Pemerintah (Pemko) Kota Banjarmasin, Senin (22/05/23) Pagi.
Kedatangan Forpeban dan Pemuda Islam Kalsel mempertanyakan sikap dari pemerintah bahwa saat ini masih banyak berkedok kafe mau kedai yang menjual miras.
Mengingat kota seribu sungai berslogan Banjarmasin Baiman “Berasih wan nyaman”
Ketua Pemuda Islam Kalsel, Rolly Irawan menyampaikan bahwa dirinya sangat menyayangkan adanya kafe dan kedai yang melanggar Perda seperti jam tayang dan miras.
“Terutama yang kita soroti adalah oknum anggota dewan yang memiliki kafe, yang di sana banyak terjadi merugikan masyarakat,” ujar Rolly kepada wartawan.
Dengan adanya peredaran miras di sana pihaknya minta kepada orang nomor satu di kota seribu sungai, Ibnu Sina untuk menindaklanjuti atau di tutup.
Namun, saat ini pihak nya belum bisa mengecek secara keseluruhan hanya ada berapa kedai dan kafe ditemukan melanggar Perda.
“Memang hanya ada masuk dari teman-teman yang lain” Ungkapnya.
Sementara itu, Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdako Banjarmasin, Machli Riyadi dirinya bakal menampung aspirasi dari Forpeban dan Pemuda Islam Kalsel.
“Jadi apa yang disampaikan LSM Forpeban dan Pemuda Islam tadi, besok pagi akan segera ditindaklanjuti untuk mendengar dari SKPD terkait,” terangnya.
Terpisah, salah satu pengusaha, Saut Natan Samosir angkat bicara terkait adanya ucapan dari teman-teman Forpeban dan Pemuda Islam Kalsel itu tidak sepenuhnya benar.
“Karena selama ini kafe kami sejak lama sudah memenuhi standar aturan yang telah ditetapkan Pemkot,” katanya.
“Kami memiliki izin, dan tidak benar jika kami berjualan minol,” sambungnya.
Saut juga menyampaikan bahwa pihaknya sejauh ini hanya menjual makanan dan minuman halal seperti kopi, jus, dan cemilan lainnya.
“Harusnya dikaji terlebih dahulu sebelum melakukam aksi,” tegasnya.
Apalagi dengan pemulihan perekonomian saat ini, pihaknya hanya fokus pada peningkatan penjualan dan memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan.
“Agar para karyawan yang mengais rezeki bisa tetap terus bertahan dan tidak ada pemecatan,” tandasnya.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





