Wadai Khas Banjar Isi Kemeriahan Puncak Harjad Kabupaten HSU Ke-71

Warga mengantri untuk merasakan wadai khas banjar yang disediakan oleh SKPD secara gratis di puncak Harjad Kabupaten HSU Ke-71. (adiyat)

Amuntai, kalselpos.com – Tidak hanya secara seremoni, puncak Hari Jadi Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Ke-71 yang dilaksanakan, Kamis (11/05) tadi juga disediakan kuliner daerah, terutama wadai khas banjar secara gratis bagi masyarakat.

Tidak kurang ratusan masyarakat menyerbu stand kulineran gratis di jalan dekat Kantor Bupati HSU tersebut.

Bacaan Lainnya

Berbagai jajanan kue atau wadai khas Banjar seperti wadai cincin talipuk, lupis, pais sagu, roti sagu, aneka wadai apam hingga minuman disajikan dari 20 stand SKPD dan Kecamatan dilingkungan Pemkab HSU sebagai penyelenggara.

Meski puncak peringatan hari jadi ke-71 Kabupaten HSU baru dimulai pukul 09.00 wita, tampak warga sudah berbondong-bondong dan mengantri di beberapa stand kuliner sejak pagi.

Salah seorang warga Siti mahasiswi ini sengaja datang dengan temannya untuk menikmati wadai khas banjar tersebut.

“Senang dapat mencicipi kulineran gratis sekaligus menyaksikan acara hari jadi ke-71 Kabupaten HSU yang digelar di halaman kantor Bupati HSU,” katanya.

Hal serupa juga diutarakan Dony, ia sengaja mendatangi stand kulineran gratis dan mencicipi wadai Apam Hambuku yang terkenal di HSU.

” Enak, rasanya manis,” imbuhnya.

Tak hanya warga setempat, Mantan Bupati HSU periode 2008-2012 H M Aunul Hadi, juga tampak ikut mencicipi langsung kue tradisional apem yang disajikan gratis di salah satu stand.

Diakuinya moment-moment seperti inilah yang selalu ditunggu tunggunya jika kembali ke kampung halaman, menikmati wadai apam lumba, lupis, pais sagu dan lain-lain.

“Saya berharap peringatan hari jadi ke-71 ini Kabupaten Hulu Sungai Utara terus maju, kabul hajat berkat ikhtiar wan tawakal,”ucapnya.

Meski ratusan jajanan disajikan, pihak penyelenggara mengaku kualaha lantaran semua aneka jajanan selalu ludes diserbu warga.

Hal itu seperti diungkapkan Hj Mita Yuspiati, yang mengaku pihaknya sedikitnya menyiapkan 700 lebih wadai apam hambuku khas Amuntai.

“Kita siapkan 700 lebih, selalu habis diserbu masyarakat,” Beber ASN Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) HSU ini.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait