Amuntai,kalselpos.com – Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM (Diskuperindag) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) kembali memantau sejumlah harga bahan pokok.
Berdasarkan data dari dinas setempat, hingga Jumat (14/04), terbilang stabil, meski sebagian harga komoditas lainnya juga cenderung naik.
Pelaksana tugas (Plt) Diskuperindag Kabupaten HSU, H. Haridi menuturkan, kenaikan terjadi di beberapa komoditas. Namun, diakuinya kenaikan tidak terlalu signifikan, seperti bawang putih yang pekan sebelumnya seharga Rp28 ribu/kg menjadi Rp29 ribu/kg pekan tadi.
“Secara umum harga kebutuhan pokok di HSU relatif tidak mengalami kenaikan terutama komoditas beras, gula pasir minyak goreng dan telur,” kata Haridi, akhir pekan tadi.
Dari laporan Diskuperindag HSU, pantauan pasar sentral Amuntai, kenaikan bahan pokok hanya terjadi pada komoditi cabe rawit biasa, cabe keriting, bawang putih, bawang bombay, dan daging ayam ras.
Sementara, komoditas lainnya seperti daging sapi, bawang merah, minyak goreng dan gula pasir terbilang stabil atau tidak mengalami kenaikan harga.
“Ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan seperti daging ayam ras mengalami kenaikan 8 persen, cabe merah biasa mengalami kenaikan sekitar 20 persen, cabe keriting sekitar 25 persen, dan bawang putih sedikit mengalami kenaikan yakni sekitar 3 persen,” bebernya
Lebih lanjut, menurutnya kenaikan beberapa komoditas terbilang wajar lantaran peningkatan permintaan konsumen terlebih di bulan Ramadan menjelang hari Raya Idul Fitri.
Sementara, untuk menjaga kestabilan harga, pihaknya juga telah melakukan operasi pasar murah, serta melakukan pemantauan bersama Polres HSU ke pedagang-pedagang besar untuk ketersediaan stok sembako.
Selain komoditas bawang putih yang naik, berikut komoditas lain yang mengalami kenaikan yaitu bawang bombay pekan, sebelumnya Rp20 ribu/Kg menjadi Rp27 ribu/Kg, daging ayam ras pekan sebelumnya Rp35 ribu/ekor menjadi Rp38 ribu/ekor.
Cabe keriting pekan, Rp45 ribu/Kg menjadi Rp60 ribu/Kg, pun pada Cabe merah biasa pekan sebelumnya Rp40 ribu/Kg menjadi Rp50 ribu/Kg.
Sedangkan, harga cabe rawit tiung cenderung mengalami penurunan, yakni dari Rp40 ribu/Kg menjadi Rp30 ribu/Kg.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





