Tanjung,kalselpos.com – Komarjudin alias Rabi (36)
Warga
Gang Setuju, Kelurahan Pulau, Kecamatan Kelua, Kabupaten Tabalong, sempat diamankan oleh pihak kepolisian lantara video dirinya yang mengenakan sorban lengkap dengan pakaian gamis serta jas bergoyang dengan seorang perempuan pada acara dangdutan.
Video yang menyebar pada aplikasi video itu diduga diambil di depan Pasar Kelua, Kecamatan Kelua, Kabupaten Tabalong pada acara hiburan musik, Sabtu (11/3) lalu.
Kapolres Tabalong AKBP Anib Bastian, melalui PS Kasi Humas Iptu Sutargo menyampaikan, lelaki yang menjadi objek dalam video tersebut telah diamankan.
Disampaikannya, lelaki tersebut merupakan warga
Gang Setuju, Kelurahan Pulau, Kecamatan Kelua, Kabupaten Tabalong atas nama Komarjudin alias Rabi (36).
Disampaikannya, saat itu Rabi sudah diamankan dan saat itu yang bersangkutan dibawa RSUD Badaruddin Kasim untuk observasi kejiwaan.
Diungkapkannya, pihak keluarga pun telah mengetahui aksi dari Rabi dan saat itu mengijinkan pihak kepolisian untuk melakukan pemeriksaan termasuk observasi di RSUD.
Iptu Sutargo juga menerangkan, bahwa lelaki dalam video tersebut pernah berurusan dengan hukum tahun pada 2022 yang ditangani Polres Tabalong dalam perkara pengancaman sebagaimana diterangkan dalam Pasal 335 ayat (1) KUHP.
Rabi juga pernah viral di Medsos pada tahun 2022 yang diduga membuat kegaduhan di Makam Syekh Muhammad Nafis serta membubarkan para penziarah lainnya yang berada di aula makam yang berlokasi di Desa Binturu, Kecamatan Kelua, Tabalong.
Menurut keterangan pihak keluarga dan warga Kelua, yang bersangkutan diakui memang ada kelainan perilaku.
Lalu Rabu (15/3/2023) Polsek Kelua, pihak keluarga, ketua pengurus makan Datu Syech Nafis dan tokoh ulama setempat membawa Rabi ke RSUD Badaruddin Kasim, Tanjung.
Oleh pihak medis dinyatakan bahwa yang bersangkutan sudah mau minum obat yang diberikan. Apabila rutin mengkonsumsinya maka tidak perlu di rujuk ke Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum Banjarmasin.
Sementara yang bersangkutan masih dalam proses pengobatan di rumah namun jika tidak ada perubahan maka disarankan untuk dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





