Pelaihari, kalselpos.com –
Delapan orang tertimbun reruntuhan pabrik karet PT Kintap Jaya Wattindo-PKR di Desa Liang Anggang, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.
Dari delapan korban yang tertimbun tujuh orang selamat dan satu lainnya tewas.
Pabrik Karet PT Kintap Jaya Wattindo-PKR di Desa Liang Anggang, Kecamatan Bati-Bati, ambruk pada Kamis (9/3) siang, sekitar pukul 12:50 WITA.
Terpantau di lokasi kejadian Kamis (9/3) sore, bangunan berbahan besi dan baja serta beratap seng yang berisi karet mentah setinggi tiga tingkat itu tampak memprihatinkan karena roboh total ke arah bagian kanan.
Reruntuhan material pabrik ini menimbun delapan orang pekerja, tujuh orang diantaranya ditemukan dalam keadaan selamat dan satu orang tewas.
Korban yang ditemukan selamat bernama M. Abdullah warga Liang Anggang, Nuncy warga Liang Anggang, M. Kariadi warga Liang Anggang, Eko Arisandi warga Liang Anggang, Dian Mahdianoor warga Liang Anggang, Arjuni warga Desa Sungai Jelai.
Sedangkan satu korban yang tewas bernama M. Yunus, ditemukan sekitar pukul 17:00 WITA di bawah tumpukan karet mentah dengan posisi tertelungkup.
Jasad M. Yunus telah dibawa ke Rumah Sakit Islam Sultan Agung Banjarbaru untuk diautopsi.
Sebelumnya Tim SAR Gabungan kesulitan mencari M. Yunus karena terkendala material yang berat seperti tumpukan karet dan besi.
Sementara Kades Liang Anggang, Sukiman mengatakan, pabrik ini sudah berdiri sejak tahun 2013, sedangkan penyebab ambruknya bangunan tersebut belum diketahui.
“Belum diketahui penyebab ambruknya bangunan pabrik karet ini, rencananya Tim Inafis Polda Kalsel akan datang memeriksa reruntuhan bangunan untuk memastikan penyebab ambruknya pabrik,” terangnya.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





