Amuntai, kalselpos.com – Banjir di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) masih merendam rumah warga, fasilitas umum dan fasilitas pendidikan.
Bukan hanya itu, banjir akibat luapan air sungai masih merendam jalan raya, terutama jalan antar provinsi dan perkotaan.
Masyarakat memanfaatkan hal ini untuk bermain di sekitaran wilayah pusat Kota Amuntai yang terendam, untuk bermain dan mencuci kendaraan.
Akan tetapi, akan menjadi bahaya bagi masyarakat yang tidak waspada. Pasalnya ada beberapa titik saluran air yang tidak tertutup dengan kondisi air cukup deras.
KBO Satuan Samapta dari Polres HSU, Ipda Fannan yang melakukan patroli kewilayahan mengutarakan, memang masih ada kenaikan debit air di sekitar Kota Amuntai. Terutama di Jalan Kuripan depan Kantor KPU, Jalan Abdul Aziz Hulu Pasar, Jalan A Yani depan Kejari HSU, dan Jalan Basuki Rahmat depan Pasar Modern Amuntai, ada kenaikan kurang lebih mencapai 10-15 Cm.
“Kami mengingatkan, agar masyarakat waspada. Air ini terlihat kotor, dapat menyebabkan berbagai sumber penyakit. Apabila ada yang membawa anak bermain, agar berhati-hati untuk tidak mendekati pinggir saluran air, karena cukup deras. Tadi kita periksa juga cukup dalam,” sebutnya, Rabu (01/03) siang.
Ipda Fannan juga berpesan masyarakat tetap selalu waspada, terutama yang terdampak banjir dan bermain di air.
“Kami tadi sore, juga memasang police line yang menjadi tanda untuk waspada agar masyarakat tidak melintasi jalan tersebut,” imbuhnya.
Sementara, dari perkembangan banjir, di mana sembilan kecamatan. terdampak banjir. Sehari sebelumnya, BPBD HSU merilis, delapan kecamatan dari sepuluh kecamatan di Kabupaten HSU terdampak banjir.
Ini berdasarkan up date dari rekapitulasi data sementara dampak banjir yang dikeluarkan oleh BPBD Kabupaten HSU, Rabu (01/03) siang.
“Memang ada kenaikan debit air dari Sungai Tabalong sekitar 3 Cm. Sedangkan, Sungai Balangan sedikit mengalami penurunan, sekitar 3 Cm,” kata Plt Kepala pelaksana BPBD HSU, Moch Arifil.
Ketinggian air yang menggenangi bervariasi, dari 10-40 Cm pada bagian teras dan sebagian masuk dalam rumah masyarakat.
Kecamatan terdampak banjir, Amuntai Selatan, Amuntai Tengah, Amuntai Utara, Babirik, Banjang, Haur Gading, Sungai Pandan, Sungai Tabukan, Danau Panggang. Sedangkan yang tak terdampak, Kecamatan Paminggir.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





