Marabahan, kalselpos.com – Dipicu salah paham, seorang pria berinisial AR (46), warga RT 06 Desa Tamban Raya, Kecamatan Mekarsari, Barito Kuala (Batola), nekat menebas warga satu kampungnya, menggunakan
senjata tajam (sajam) jenis Katana atau Samurai, Selasa (14/2) kemarin.
Peristiwa berdarah itu berawal sekitar pukul 10.00 Wita, ketika korban berinisial ZA (43) berbicara dengan beberapa warga lain di pinggir jalan desa.
Mereka mendiskusikan rencana acara peringatan Isra Miraj yang dijadwalkan berlangsung, pada Kamis (16/2) nanti.
Akhirnya muncul rencana membuat warung amal dengan memanfaatkan buah kelapa yang berada di pinggir jalan tersebut.
Lantas pelaku yang berinisial AR, menegur dan mengatakan rencana tersebut harus dibicarakan dulu dengan sang mertua.
Kemudian terjadi cekcok dan pelaku masuk ke rumah yang tidak jauh dari tempat kejadian. Selanjutnya bak Kensin Himura (karakter fiksi dan protagonis utama dari manga Samurai X), AR keluar membawa senjata tajam jenis Katana.
Tanpa banyak bicara lagi, pelaku menyerang korban dengan melayangkan sajam Katana dari atas ke arah kepala korban.
Mendapat serangan sedemikian rupa, korban pun refleks menangkis menggunakan tangan kiri. Akibatnya jempol tangan kiri korban putus dan luka sayatan di leher bawah bagian kiri.
Setelah melakukan penganiayaan, korban meninggalkan tempat kejadian. Sedangkan korban diantar warga melaporkan peristiwa ini ke Polsek setempat.
Merespons laporan tersebut, Polsek Mekarsari langsung berkoordinasi dengan Sat Reskrim Polres Batola.
“Akhirnya sekitar pukul 18.00 Wita, pelaku AR dapat diamankan Unit Opsnal Sat Reskrim,” papar Kapolres Batola AKBP Diaz Sasongko, melalui Kasi Humas setempat, AKP Abdul Malik.
“Atas perbuatan tesebut, pelaku dikenakan tindak pidana penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 351 KUHP,” tandasnya
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





