Amuntai, kalselpos.com – Terjadi perkelahian antar remaja. Akhirnya, para remaja ini digiring petugas Satuan Samapta Polres Hulu Sungai Utara (HSU) ke Mapolres setempat, Sabtu (11/2/23) malam lalu.
Lima remaja yang terlibat ini, diamankan petugas, sekitar pukul 21.00 Wita di Jalan Empu Mandastana, Kelurahan Sungai Malang, Kecamatan Amuntai Tengah.
Kapolres HSU, AKBP Moch Isharyadi F melalui Kasat Samapta setempat, AKP Misransyah membenarkan, petugas yang sedang berpatroli di titik rawan, terutama sekitar Jalan Empu Mandastana yang terbilang sepi pada malam hari.
Petugas melakukan patroli ke tempat tersebut, yang melihat anak remaja sedang berkelahi di tengah jalan.
“Petugas spontan bergegas mengejar remaja tadi. Kami dapati lima orang terlapor yang saat itu mau melarikan diri. Dari lima orang, satu sedang mabuk berat,” ucap Kasat Minggu (12/02) sore.
Terjadinya, perkelahian tersebut, diperkirakan karena persoalan seorang wanita atau gadis cantik, yang diduga jadi ‘rebutan’.
KBO Samapta Ipda Fannan, menambahkan, warga yang terganggu saat itu, kebetulan ingin melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian untuk membubarkan remaja tadi
“Saat ditanya oleh petugas, terkait motif, memang terlapor ini ingin melakukan perkelahian, dilatarbelakangi oleh persoalan wanita,” terangnya
Petugas saat itu hanya memberikan tindakan di tempat, untuk efek jera dan diminta pulang ke rumah masing-masing.
Ternyata, kejadian tersebut tidak diindahkan oleh mereka. Perkelahian kembali terjadi, sekitar pukul 23.27 Wita, petugas Samapta yang sedang piket di pos penjagaan menerima telepon dari warga, di mana terjadi perkelahian kembali. “Memang benar, saat di lokasi yang melakukan perkelahian para anak remaja yang tadi telah diberi tindakan. Lima orang tadi kami bawa ke Mapolres HSU bersama dengan lima unit sepeda motor yang tanpa surat-menyurat,” tambahnya.
Terkait hal tersebut, para remaja ini diminta menghubungi orangtua atau wali masing-masing.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





