Amuntai, kalselpos.com – Puluhan Warga Desa Rukam Hulu, bersama dengan Kepala desa, dan aparat desa, tokoh masyarakat dan agama berkumpul di Balai Desa Rukam Hulu, Kecamatan Amuntai Selatan.
Para warga ini mengikuti Jumat Curhat yang dilaksanakan Polsek Amuntai Selatan yang dipimpin Kapolsek Iptu Didik Suryanto, SH bersama-sama para Kanit, Jumat (06/01) pagi.
Jumat Curhat merupakan, sarana guna penyerapan aspirasi sekaligus menjadi jembatan antara masyarakat, dengan Kepolisian dan stakeholder terkait, dalam rangka mewujudkan situasi Kamtibmas di wilayah masing-masing, serta menciptakan kedekatan Polri dengan masyarakat selaku mitra dan pengayom, pelindung, pelayan masyarakat.
Salah satunya inti kegiatan ini, menerima keluhan dari masyarakat baik terkait masalah hukum, dan situasi Kamtibmas di desa.
Warga Desa Rukam Hulu, mengeluhkan persoalan masalah jalan yang rusak di desa mereka. Karena, kerusakan tersebut sudah lama dan belum diperbaiki. Selain itu, warga juga menanyakan proses dan persyaratan untuk mendaftar menjadi anggota Polri. Curhatan lainnya yang masyarakat sampaikan tentang pemutihan pajak kendaraan bermotor.
“Warga kami menghindari yang namanya kegiatan negatif bersifat kriminal atau melanggar hukum, dengan melakukan kegiatan positif,” kata Kades Syaifudin.
Menanggapi hal tersebut, saat Jumat Curhat yang terasa keakrabannya tersebut, Kapolsek Iptu Didik Suryanto menyampaikan dengan lugas dan berterima kasih ke pemerintah Desa Rukam Hulu yang selalu aktif dan mendukung kegiatan masyarakat bernilai positif, agar terhindar dari tindakan yang melanggar hukum.
“Terkait curhatan tentang perbaikan jalan yang rusak itu. Kami tentunya akan menampung terlebih dulu, mengingat hal ini merupakan ranah instansi dari Pekerjaan Umum. Namun, untuk saran kami, pemerintah desa melalui Kades dapat mengusulkan anggaran, dan juga berkoordinasi dengan pihak PU,” katanya.
Persoalan pajak sepeda motor, pihak Polsek Amuntai Selatan, akan menanyakan hal ini kepada petugas yang mengeluarkan pajak, khususnya petugas dari bagian pajak STNK, yaitu Samsat Amuntai.
“Penerimaan anggota Polri, kalau memang dari warga Desa Rukam Hulu ada yang berminat, syaratnya mudah, dalam kondisi sehat jasmani rohani, sudah lulus sekolah SLTA sederajat, dan pendaftaran bisa melalui jalur prestasi dan juga non prestasi, serta tidak ada dipungut biaya,” terangnya.
Kapolsek Amuntai Selatan juga mengaku senang, karena sudah dianggap dekat dengan masyarakat, tetapi pihak polri, akan lebih mendekatkan lagi dengan seluruh masyarakat dalam menjaga sitkamtibmas.
Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com





