Kapolri Lantik Kapolda Kalsel, Brigjen Andi Rian R Djajadi dan Delapan Kapolda Lainnya

Net - Brigjen Andi Rian R. Djajadi/kalselpos

Jakarta, kalselpos.com
Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo melantik Brigjen Andi Rian R. Djajadi sebagai Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel) bersama delapan Kaploda lainnya dan dua pejabat utama di lingkungan Mabes Polri, di Jakarta, Selasa (18/10/2022).

“Hari ini, telah dilaksanakan serah terima jabatan 16 perwira tinggi Polri, sembilan di antaranya adalah kapolda,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri Kombes Nurul Azizah mengutif berita Antara, Selasa (18/10/2022).

Bacaan Lainnya

Sembilan kapolda yang dilantik, yakni Irjen Pol Midi Siswoko sebagai Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol Suwondo Nainggolan sebagai Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Irjen Pol Toni Harmanto sebagai Kapolda Jawa Timur (Jatim), dan Irjen Pol Albertus Rachmad Wibowo sebagai Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel).

Kemudian, Irjen Pol Rusdi Hartono sebagai Kapolda Jambi, Brigjen Andi Rian R. Djajadi sebagai Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel). Irjen Pol Setyo Budiyanto sebagai Kapolda Sulawesi Utara (Sulut), Irjen Pol Johanis Asadoma sebagai Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Irjen Pol Suharyono sebagai Kapolda Sumatera Barat (Sumbar).

Kemudian, dua pejabat utama Mabes Polri, yakni Irjen Pol Eko Indra Heri sebagai perwira tinggi di Bareskrim Polri dan Irjen Pol. Risyapudin Nursin sebagai Koordinator Staf Ahli Kapolri.

Sebelum dilantik sebagai Kapolda Kalsel, Brigjen Andi Rian Djajadi menjabat Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri.

Andi Rian akan menggantikan Irjen Pol Rikwanto, Kapolda Kalsel yang dimutasi sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Jemen Ops Itwasum Polri.

Cukup menarik perjalanan karier Brigjen Andi Rian.
Sewaktu menjabat sebagai Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, namanya menjadi ‘terkenal’ karena memimpin pemeriksaan kasus Ferdy Sambo terkait kasus penembakan Brigadir J.

Brigjen Andi Rian merupakan mengawali tugas menjadi setelah lulus Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1991, pria kelahiran Makassar 25 Agustus 1968 ini bertugas menjadi Pamapta hingga Kapolsek Batulicin Polres Kotabaru, Kalimantan Selatan.

Dirinya juga perna menjabat sebagai Kasat Resnarkoba Poltabes Medan dan kemudian promosi menjadi Kapolres Tebingtinggi.

Andi lalu ditarik menjadi Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut sebelum akhirnya dimutasi ke Mabes Polri menjadi Wadirtipidum Bareskrim Polri.

Namun, Andi ditugaskan kembali sebagai Dirkrimum Polda Sumut. Ketika itu dia berpangkat Kombes dan memimpin kasus pembunuhan berencana Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan Jamaluddin. Dia berhasil membongkar nama-nama pembunuh Hakim Jamaluddin yakni Zuraida Hanum (istrinya), M Jefri Pratama dan M Reza Fahlevi.

Lalu, Juli 2020, Andi Rian pecah bintang ketika diangkat menjadi Karokorwas PPNS Bareskrim Polri menggantikan Brigjen Pol Prasetijo Utomo yang dicopot terkait pembuatan surat jalan untuk buronan Djoko Tjandra.

Hanya empat bulan, mantan Dirkrimum Polda Sumut itu mengisi jabatan strategis di Bareskrim sebagai Ditipidum Bareskrim semasa Kapolri Jenderal Idham Azis.

Nama Brigjen Andi Rian Djajadi kemudian semakin dikenal setelah memimpin rekonstruksi kasus penembakan 6 laskar Front Pembela Islam (FPI). Yang terbaru, dia ditunjuk memimpin pemeriksaan mantan Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo yang sudah dipecat menjadi anggota Polri terkait kasus pembunuhan Brigadir J.

Selain itu, Andi Rian pernah tergabung di Kontingen Garuda menjadi pasukan penjaga perdamaian PBB dengan misi di Bosnia dan Herzegovina.

Pengalamannya pernah bertugas di Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, membuat dirinya ditunjuk Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolda Kalsel, kembali ke daerah awal dia mengabdi di institusi Polri.

Sport.kalselpos.com

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait