Awalnya Sebut Aremania Sok Jagoan, Giliran Ade Armando Dipanggil Polisi Minta Pemeriksaan Zoom

Instagram Adearmando_official - Ade Armando/ kalselpos.com

Banjarmasin, kalselpos.com – Tak ada perasaan jera di diri Ade Armando menghadapi massa. Pegiat media sosial ini sempat babak belur dihajar massa saat aksi demo mahasiswa di depan Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, hari ini Senin (11/4/2022).

Akibat kejadian itu, Ade Armando pun harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit. Zulpan mengaku belum mengetahui motif pemukulan

Bacaan Lainnya

Pengalaman pahit itu seharusnya dijadikannya pelajaran. Malah kali ini dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI) tersebut kembali membuat pernyataan kontroversial yang menyebut Aremania sebagai supoter sok jago.

Akibatnya, Ade Armando pun dilaporkan koordinator Aremania ke polisi dan Aremania mengaku siap menyambut kedatangannya di Kota Malang untuk menjalani pemeriksaan polisi.

“Ya, kami tunggu kedatangan Ade Armando di Malang. Aremania sendiri perlu melihat kejantanan Ade Armando, bilamana kemarin dia koar-koar seenaknya sendiri, ketika dipanggil polisi, kok memohon dilakukan (pemeriksaan) via zoom,” ujar koordinator Aremania DC Danny Agung Prasetyo kepada detikJatim.

Menurut Danny, yang juga selaku pihak pelapor, Ade Armando dirasa bukan orang yang perlu mendapatkan perlakuan spesial, sehingga, bisa diperiksa di Malang, bukan melalui Zoom.

“Kalau dia minta BAP penyidik via Zoom itu baru pertama kali saya dengar dan ini juga buat saya heran, apakah penyidik mau melakukan dengan sistem Zoom?” tanya Danny.

Kendati demikian, Danny tetap menyerahkan keputusan kepada polisi. Polisi yang berhak menentukan lokasi pemeriksaan Ade Armando.

“Tapi itu semua tergantung pada pihak penyidik. Saya yakin penyidik akan bergerak profesional melakukan semuanya sesuai SOP,” terangnya..

Tim pengacara koordinator Aremania lainnya, Azam Khan mengutif berita Antara mengatakan pelaporan tersebut dikarenakan komentar Ade Armando soal tragedi Kanjuruhan telah menyinggung perasaan dan membuat kegaduhan kepada Aremania, atau suporter Arema FC.

“Ade Armando menyinggung perasaan dan membuat kegaduhan, karena dia menyebut Aremania klien kami yang merupakan salah satu koordinator Aremania melaporkan hal itu. Ini menyangkut ITE,” kata Azam.

Azam menjelaskan, dalam unggahan video tersebut, Ade Armando telah menyebut Aremania berperilaku seperti preman dan bersikap jagoan pada saat terjadi tragedi di Stadion Kanjuruhan yang menewaskan 132 orang tersebut.

Selain itu, Ade Armando dalam video tersebut juga tidak mengucapkan rasa duka atau memberikan empati kepada para Aremania. Ade Armando juga dinilai memojokkan Aremania dalam sebuah video yang diunggah beberapa waktu setelah tragedi Kanjuruhan.

“Dia main langsung tembak saja, seolah-olah mendiskreditkan Aremania. Dalam hal ini, Aremania disebut sebagai preman, sok jagoan dan sebagainya,” ujarnya.

Ia mengharapkan, dengan adanya laporan kepada pihak kepolisian tersebut, ia berharap proses hukum bisa berjalan netral dan objektif. Laporan tersebut diharapkan bisa memberikan rasa keadilan bagi Aremania.

“Jadi apapun alasannya proses hukum terus dijalankan. Tidak bisa tidak. Soal nanti klarifikasi, kita kembali pada klien kita,” ujarnya.

Sementara itu Kasat Reskrim Polresta Malang Kota AKP Bayu Febrianto Prayoga mengatakan bahwa pihak kepolisian telah menerima laporan dari tim pengacara salah satu koordinator Aremania tersebut.

“Laporan sudah diterima. Masih harus kita dalami dan penyelidikan lebih lanjut,” katanya.

Terpisah, Ade Armando mengaku siap untuk diperiksa polisi. Tapi dia takut untuk datang ke Malang dan akan meminta kepada polisi untuk pemeriksaan dilakukan via zoom.

“Kalau saya akan diperiksa, saya memilih jarak jauh aja. Mungkin pakai Zoom kali ya. Kalau saya harus ke Malang, saya nggak berani sekarang. (Alasan) keamanan. Saya nggak tahulah seberapa berisikonya. Daripada terjadi apa-apa, saya memilih pemeriksaan jarak jauh saja,” kata Ade.

 

Sport.kalselpos.com

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait