Banjarbaru,kalselpos.com Naiknya tarif PT. Air Minum (PTAM) Intan Banjar disayangkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banjarbaru.Ketua Fraksi Keadilan Sejahtera Amanat Nasional (Kesan) DPRD Banjarbaru, Ahmad Nur Irsan Finazli mengatakan, pihaknya sudah memanggil PTAM Intan Banjar terkait rencana kenaikan tarif. Namun, tak bisa membendung kenaikan tarif air ini karena alasan yang rasional.
“Timbul masalah seakan naiknya bersamaan dengan kenaikan BBM di bulan September ini. Ditambah kenaikan tarif ini ternyata berlipat-lipat,” kata Irsan, Selasa (6/9).
Menurutnya, kenaikan tarif PTAM Intan Banjar dijanjikan hanya 20 persen. Namun, dalam realisasinya melebihi dari yang direncanakan. Sehingga, persoalan tarif ini diminta untuk disosialisasikan lebih masif lagi.
Insyaallah, kami akan mendorong dan menginisiasi memanggil kembali PTAM Intan Banjar untuk menjelaskan seperti bagaimana skema kenaikan, siapa saja yang dikenakan kenaikan, serta bagaimana rasionalisasi hitungan kenaikan ini,” papar Irsan.
Sebagai pemilik saham PTAM Intan Banjar, lanjutnya, penyertaan modal yang digelontorkan Pemko Banjarbaru juga besar. Di mana, penyertaan modal untuk perusahaan air minum ini mencapai Rp70 miliar.
“Jadi, wajar jika kita ikut dalam penentuan kebijakan terkait tarif ini,” pungkasnya.
Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com





