Amuntai,kalselpos.com – Pengurus Daerah (PD) Aisyiyah mendapatkan materi terkait sosialisasi keamanan obat dan makanan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).
Sosialisasi disampaikan melalui Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) tentang Obat Tradisional mengandung Bahan Kimia Obat (OT BKO) atau Jamu kepada masyarakat di gedung Aisyiyah Alabio, Jumat (26/8) lalu
Kepala Loka POM Bambang Hery Purwanto, S.Farm, Apt Mengatakan, BPOM HSU bersama dengan Pengurus Daerah (PD) Aisyiyah melakukan kegiatan KIE terkait dengan obat tradisional mengandung bahan kimia obat yang tidak aman bagi kesehatan.
“Bahan kimia obat atau jamu yang mengandung bahan kimia obat apabila dikonsumsi setiap hari dalam waktu jangka panjang akan merusak ginjal, katanya.
BPOM HSU memberikan sosialisasi ke masyarakat khususnya PD Aisyiyah dan Anggota Muhammadiyah Kabupaten HSU, terkait dengan bahaya mengkonsumsi obat tradisional atau jamu yang mengandung bahan kimia obat, karena hal ini penting diketahui masyarakat.
“Saya berharap, masyarakat agar waspada dalam mengkonsumsi jamu, selalu di cek kemasan, cek label, cek izin edar dan cek kadaluarsa. Terutama saya mengharap kepada masyarakat agar mengecek izin edar, apabila jamu tidak ada ijin edarnya besar kemungkinan mengandung bahan kimia obat,” pesannya.
Ketua PD Aisyiyah Hj. Isnaini Hadiani mengutarakan, di kesempatan ini, pihaknya berterima kasih kepada BPOM HSU yang dapat bekerjasama dengan PD Aisyiyah serta Anggota Aisyiyah Muhammadiyah yang memberikan sosialisasi, tentang obat tradisional atau jamu yang aman dan tidak yang akan dikupas tuntas oleh BPOM untuk memberikan penjelasan kepada ibu-ibu.
“Mudah – mudahan kerjasama ini, berjalan lancar dan sukses serta mendapatkan manfaat pengetahuan bagi diri pribadi, keluarga serta dapat memberikan pengetahuan kepada masyarakat di lingkungan sekitarnya,” harapnya.
Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com





