kalselpos.com – Warga Amerika Serikat (AS) akan menanggung beban biaya
vaksin, tes, dan perawatan Covid-19, setelah hampir
tiga tahun ditanggung pemerintah federal.
Hal itu seperti dilaporkan The Wall Street Journal (WSJ), Kamis (18/8) bahwa Pemerintahan AS sedang melakukan persiapan awal untuk bersiap mengalihkan biaya tersebut.
Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS akan mengadakan pertemuan pada bulan ini guna membuka jalan bagi perusahaan asuransi dan pasien untuk membayar vaksin, perawatan antivirus, dan tes Covid-19, urai laporan itu dilansir kalselpos.com dari Antara, Sabtu (20/8).
Para pemangku kepentingan dari seluruh industri perawatan kesehatan akan berpartisipasi dalam pertemuan perencanaan tersebut.
WSJ juga melaporkan, perwakilan dari jaringan farmasi, departemen kesehatan negara bagian, dan produsen obat-obatan diperkirakan mulai mengatur tentang mekanisme pertanggungan asuransi dan penggantian dana (reimbursement) setelah perubahan model tersebut, juga tentang regulasi industri.
Proses komersialisasi ini diperkirakan akan memakan waktu beberapa bulan hingga rampung, dan tantangan terbesar yang harus diatasi adalah bagaimana memastikan 30 juta warga AS yang tidak memiliki pertanggungan layanan kesehatan akan mengakses vaksin dan perawatan, terangnya.
WSJ menambahkan
pergeseran dari model saat ini juga bisa berarti keuntungan tambahan senilai miliaran dolar AS bagi perusahaan-perusahaan yang memproduksi vaksin dan perawatan antivirus, karena harga komersial kemungkinan akan lebih tinggi daripada yang dibayarkan pemerintah federal, tambahnya.
Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com





