Madun kirim ‘Surat ajaib’ ke sejumlah Kepsek, minta dukungan terkait jabatannya sebagai Kadisdik Kalsel

Kadisdik Kalsel, Muhammadun.anas aliando(kalselpos.com)

Banjarmasin, kalselpos.com – Insan pendidik baik PNS, maupun pegawai kontrak di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalsel dibikin terkejut, menyusul datangnya surat secara tiba – tiba dari Kepala Disdikbud Kalsel, Muhammadun yang dikirim ke mereka.

Surat bertandatangan Muhammadun  itu tanpa kop dan stempel. Surat itu juga tanpa ‘tarikh’ alias tanpa tanggal.

Bacaan Lainnya

Yang bikin aneh dan terasa asing bagi insan pendidik adalah tentang  isi surat. Muhammadun dalam surat yang diketik seolah tergesak – gesak, karena tidak begitu rapi, itu meminta persetujuan dan dukungan insan pendidik terhadap dirinya yang baru saja dilantik menjadi Kadisdikbud Kalsel oleh Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, pada 14 April 2022.

Dalam suratnya, ada dua poin penting yang disampaikan pria yang akrab disapa Madun itu. Pertama soal penerimaan dirinya secara ikhlas sebagai Kepala Disdikbud Kalsel.

Kedua, Madun menyelipkan pertanyaan apakah elemen kependidikan di bawah naungan Disdikbud Kalsel menerima pengangkatan, mutasi dan pemberhentian  kepala sekolah (kepsek) se-Kalsel, pada 14 Juni 2022.

“Apabila, saudara menerima secara ikhlas  tanpa ada paksaan dari siapapun, mohon membuat surat persetujuan baik secara perorangan maupun kelompok yang ditandatangani. Apabila tidak menyetujui saudara tidak perlu surat persetujuan,” tulis Muhammadun yang sebelumnya menjabat sebagai Kabid SMA Disdikbud Kalsel itu.

Rupanya Madun sangat perlu dengan surat persetujuan itu, karena di alenia akhir suratnya, dia memberi deadline surat persetujuan paling lambat diterima pada 4 Juli 2022 pukul 24.00 Wita yang bisa dikirim melalui dua nomor kontak yang dia cantumkan.

Kalsel Pos sudah berupaya melakukan konfirmasi kepada Muhammadun tentang ‘surat ajaib’, ini  baik datang langsung ke Kantor Disdikbud Kalsel di Kota  Banjarbaru maupun  lewat sambungan telpon.

“Bapak tidak ada di kantor, belum masuk,” ujar sekuriti di kantor yang tak pernah sepi itu, Selasa (12/7) siang.

Berkali – kali Kalsel Pos juga menghubungi  Madun melalui nomor kontak terbarunya. Namun tidak pernah tersambung.

Ini sangat berbeda jauh sebelum dia diangkat menjadi Kadisdikbud Kalsel. Sebelumnya, Madun sangat mudah ditemui. Telpon dari wartawan pun tak pernah dia abaikan.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait