Desa Baruh Tabing Launching DASHAT

Launching Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) di Desa Baruh Tabing, Kecamatan Banjang. (adiyat)(kalselpos.com)

Amuntai, kalselpos.com – Desa Baruh Tabing, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) di Launching Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) yang merupakan desa Kampung KB.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Dra Hj Anisah Rasyidah mengatakan, bahwa program kependudukan dan keluarga berencana merupakan bagian yang penting dalam pembangunan nasional dengan adanya UU No 53 tahun 2009 tentang perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga, dengan diharapkan masalah-masalah tentang keluarga berencana dapat terpecahkan.

Bacaan Lainnya

Saat dekade terakhir pencapaian program KB stagnan dan semakin melemahnya implementasi program KKBPK di lini lapangan. Arah kebijakan pembangunan nasional pemerintah periode 2015-2019 atau Petunjuk teknis kampung KB oleh BKKBN tahun 2015. BKKBN diberi mandat untuk mensukseskan agenda prioritas nomor 5.

“Meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia” melalui pembangunan kependudukan dan keluarga berencana, serta melaksanakan strategi pembangunan nasional, BKKBN dituntut oleh Presiden RI Bapak Ir Joko Widodo sebagai ketua percepatan penurunan angka stunting di Indonesia,” katanya.

Wakil Ketua TP PKK HSU Erlian Noor Faujiah menjelaskan secara umum DASHAT diartikan sebagai kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam upaya pemenuhan gizi seimbang bagi keluarga berisiko stunting (Catin, Bumil, Busui, Baduta/ Balita stunting terutama dari keluarga kurang mampu).

Melalui pemanfaatan sumberdaya lokal, termasuk bahan pangan lokal menjadi salah satu upaya perbaikan konsumsi pangan ibu hamil, menyusui, dan balita dari berbagai pangan yang tersedia bergizi dan terjangkau, dengan cita rasa yang sesuai dengan selera mereka.

Menurut Elliani tujuan pengembangan DASHAT secara umum adalah meningkatkan kualitas gizi masyarakat dalam rangka mempercepat upaya penurunan stunting melalui pendekatan konvergensi kampung KB di tingkat desa /kelurahan.

Sementara secara khusus DASHAT dikembangkan, guna menyediakan pangan sehat dan bergizi, memunculkan kelompok usaha keluarga/masyarakat lokal yang berkelanjutan, meningkatkan keterampilan kelompok usaha keluarga/masyarakat, mengolah,mendistribusikan dan memasarkan makanan bergizi seimbang.

“Memberdayakan ekonomi masyarakat berbasis sumberdaya lokal, dan lagi pemberian informasi yang terkait dengan gizi (KIE GIZI) dan pelatihan kepada keluarga berisiko stunting,” terangnya.

Erlian berharap melalui kegiatan ini juga dapat meningkatkan kerjasama dan sinergitas lintas sektor dan mitra kerja dalam upaya penurunan angka stunting di Kabupaten HSU melalui Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT).

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait