Kandangan, kalselpos.com– Dinas Tenaga Kerja Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian (Disnakerkop UMKP) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) mengelar pelatihan branding dan digital marketing usah mikro kecil menengah (UMKM) dan komputerisasi akutansi perkoperasian, Senin (27/6) di Pendopo Wakil Bupati (Wabup).

Pelatihan branding dan digital marketing UMKM dan komputerisasi akutansi perkoperasian dibuka Bupati HSS Achmad Fikry, yang diikuti oleh pelaku UMKM dan anggota koperasi se-Kabupaten HSS.
Kepala Disnakerkop UMKP Kabupaten HSS Hendro Martono, mengatakan pelatikan branding dan digital marketing UMKM dan komputerisasi akutansi perkoperasian untuk mengikuti perkembangan teknologi.
Saat ini, kata Hendo, untuk koperasi telah dituntut yang mengarah berbasis ITE, dari laporan keuangan, sehingga bisa dilihat secara stansparan. “Melalui pelatihan ini, kami ingin mendorong koprasi agar melek ITE, sesuai perkembangan zaman. Begitu juga dengan UMKM, jika mereka mengenyampingkan ITE maka akan ketinggalan,” ujar Hendro.
Menurut Hendro, jika mereka ketinggalan maka akan mempengaruhi tingkat produksi, sehingga perlu mengikuti perkembangan dan menguasi ITE, agar bisa bersaing dengan produk-produk dari luar.
“Dengan menguasai ITE, mereka bisa mempromosikan produk melalui periklanan. Semoga melalui pelatihan tiga hari ini, bisa mendorong mereka bisa menguasi ITE,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati HSS Achmad Fikry mengatakan, dua pelatikan yang digelar oleh Disnakerkop UMKP ini sangat penting dilakukan, baik pelatihan branding dan digital marketing UMKM maupun komputerisasi akutansi perkoperasian.
Dijelaskan bupati, untuk pelatihan komputerisasi akutansi perkoperasian dilakukan untuk mengurangi pembukuan yang bersifat manual, sehingga bisa lebih mudah melihat laba dan keterbukaan antara pengurus dan anggota.
Saat ini, kata bupati, koperasi yang berkembang di Kabupaten HSS adalah Koperasi Pegawai Negeri (KPN), yang diharapkan menjadi bapak angkat koperasi – koperasi di desa-desa, sehingga mereka menjadi terangkat dan berkembang.
“Kalau koperasi desa terangkat, maka anggotanya yang terdiri dari masyarakat akan lebih sejahtera,” ujar Bupati Fikry.
Sementara untuk pelatihan branding dan digital marketing UMKM, kata bupati, bisa bersaing untuk menawarkan produknya, yang mulai lebaran Idul Fitri tadi Pemkab HSS melalui surat edaran bupati, minta semua dinas untuk menyediakan paket melalui oleh lokal.
“Untuk menarik pelanggan, saya minta pelaku UMKM membuat kemasan yang lebih menarik lagi, yang rasanya tetap dijaga,” ujar Bupati Fikry.
Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com





