Anggaran Rp13 Miliar gagal Bangun Jalan, Ini kata Ketua DPRD

- Ketua DPRD Kotabaru, Syairi Mukhlis (ISTIMEWA).Fauji (kalselpos.com)

KOTABARU, kalselpos.com – Ketua DPRD Kotabaru Syairi Mukhlis mendapatlkan desakan oleh masyarakat khususnya di daerah Desa Lontar Kecamatan Pulau Laut Barat untuk melakukan rapat dengar pendapat berkenaan dengan permasalahan mundurnya kontraktor pemenang proyek Jalan Lontar – Tanjung Seloka, yang bersumber dari dana APBN senilai Rp13 miliar.

Menyikapi hal itu dan tak menunggu waktu lama, DPRD akan mengabulkan permintaan warga masyarakat untuk melaksanakan hearing dan sesuai janji Ketua DPRD akan melakukan pemanggilan memanggil dinas PUPR terkait permasalahan mundurnya kontraktor pemenang proyek jalan tersebut.

Bacaan Lainnya

“Tentu mereka menghendaki perbaikan jalan bisa terealisasi tahun ini, dan sudah barang tentu mereka mendesak agar ada solusi terkait mundurnya kontraktor pemenang lelang itu,” tutur Syairi, Minggu (22/5/22) kemarin.

Dilanjutkannya, sudah dapat dipastikan warga sangat senang mendengar adanya proyek yang dikerjakan mengenai akses jalan tersebut. Akan tetapi ternyata sebaliknya, harapan masyarakat belum bisa dipenuhi sesuai harapan.

“Semestinya bisa dinikmati oleh masyarakat. Saya katakan ini mutlak kesalahan PUPR dan atas kejadian mundurnya Kontraktor, saya harap PUPR harus bertanggung jawab. Padahal kalau sesuai aturan, ketika lelang sudah dimenangkan mestiya sesegera mungkin melakukan kontrak sesuai aturan 14 hari kerja setelah penetapan pemenang,” pungkasnya.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait