Majukan PAUD di Kalsel, Hj Raudatul Jannah Terima Penghargaan

Ketua Himpaudi Kalsel Rabiatul Adawiyah didampingi Gubernur Kalsel Sahbirin Noor serahkan penghargaan kepada Bunda PAUD Kalsel, Hj Raudatul Jannah.(ist)Anas Aliando/Relhum(kalselpos.com)

Banjarbaru, kalselpos.com – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Hj Raudatul Jannah Sahbirin Noor menerima penghargaan atas dedikasinya memajukan PAUD di Kalsel.

Hj Raudatul Jannah juga berperan penting menyukseskan dan menginisiasi Jambore Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) yang pertama.

Bacaan Lainnya

Penghargaan atas peran menyukseskan Jambore tersebut diserahkan Ketua Himpaudi Kalsel Rabiatul Adawiyah pada Jambore Himpaudi I dan PAUD Eduperince Festival II di Kiram Park, Kabupaten Banjar, Sabtu (14/5).

Kedatangan Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor dan Hj Raudatul Jannah disambut meriah. Seluruh peserta dari 13 kabupaten/kota berbaris dengan rapi menyambut kedatangan dengan mengenakan pakaian daerah sambil menyanyikan lagu.

Bunda PAUD Provinsi Kalsel Hj Raudatul Jannah mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang dia terima.

Menurutnya, penghargaan ini menjadi motivasinya untuk terus memajukan pendidikan anak usia dini.

Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor mengatakan, jambore ini merupakan bagian dari visi misi Kalsel Maju (Makmur, Sejahtera dan Berkelanjutan) tentang peningkatan Sumber Daya Manusia khususnya pendidikan anak untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Ini adalah jawaban dan persiapan Indonesia emas 2045, anak-anak ini akan menggantikan kita di masa yang akan datang, ini adalah harapan kita untuk anak-anak bisa bersaing di masanya nanti,” katanya.

Menurut Paman Birin, peran dari para tenaga pendidik sangat menentukan kualitas SDM. Untuk itu, Paman Birin mengajak para tenaga pendidik untuk terus meningkatkan kompetensinya.

Paman Birin juga mengimbau peserta jambore yang mengikuti lomba strategi pembelajaran agar menjunjung tinggi sportivitas.

“Kita berharap kepada peserta yang mengikuti perlombaan agar menjunjung tinggi sportivitas, nilai sportif ini akan diwarisi anak-anak kita nantinya,” ucapya.

Sementara itu, Ketua Himpaudi Kalsel Rabiatul Adawiyah mengatakan, jambore ini dilaksanakan dari 13 s/d 15 Mei 2020 diikuti sebanyak 263 pendidik dan tenaga pendidik.

Dirinya juga mendorong dan memotivasi tenaga pendidik untuk meningkatkan kompetensinya melalui beragam lomba salah satunya setting pembelajaran bermuatan STEAM dan Losse Part.

Disampaikanya, STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, dan Mathematics), dengan metode ini anak diajarkan berpikir secara komprehensif.

Jadi pembelajaran metode STEAM dengan bahan Loose Parts, yaitu metode yang menggunakan bahan ajar yang berasal dari bahan bekas.

Anak akan terdidik menjadi lebih kreatif dan inovatif apabila guru menerapkan metode STEAM dan Loose Parts pada proses pembelajaranya.

Dirinya berharap, metode STEAM dan Loose Parts ini bisa diimplementasikan oleh para pendidik di lembaga sekolah masing-masing sehingga anak usia dini tumbuh lebih kreatif, inovatif dan cerdas.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait