Bupati Kotabaru hadiri pengukuhan Bunda Paud

Pengukuhan Bunda Paud kecamatan yang dilakukan oleh Bunda Paud Kotabaru Hj Fatma Idiana Sayed Jafar. Muliana (kalselpos.com

Kotabaru, kalselpos.com – Bunda Pendidikan Anak Udia Dini (Paud) Kabupaten Kotabaru Hj Fatma Idiana Sayed Jafar secara resmi mengukuhkan Bunda Paud Kecamatan se-Kabupaten Kotabaru dan sosialisasi satu desa satu Paud berkualitas.

Bupati Kotabaru H Sayed Jafar Alaydrus SH di pengukuhan Bunda Paud kecamatan dan sosialisasi 1 desa 1 Paud.Muliana (kalselpos.com

Acara pengukuhan tersebut dilangsungkan di Gedung Paris Barantai Kotabaru, Rabu (30/3/2022) siang yang dihadiri langsung oleh Bupati H Sayed Jafar Alaydrus SH, Ketua Komisi III DPRD Kotabaru, Kementeria’ Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Kepala BP Paud dan Dikmas Provinsi Kalimantan Selatan, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Camat se-Kabupaten Kotabaru, Kepala Desa/Lurah se-Kotabaru, anggota Pokja Bunda Paud Kotabaru serta tamu undangan yang lainnya.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya Bunda Paud Kotabaru Hj Fatma Idiana Sayed Jafar menyampaikan, merupakan landasan awal bagi anak untuk menempuh pendidikan lebih lanjut sehingga kualitas pendidikan usia dini dapat dijadikan pendorong dalam meningkatkan kualitas pendidikan di masa depan.

Sebagai mitra utama dan tokoh sentral juga sebagai pigur ibu Bunda Paud memiliki peran penting dalam gerakan nasional yang mana Paud berkualitas dengan layanan holistic integrative di setiap jenjang pemerintah.

Bunda Paud merupakan penggerak utama dalam pembinaan layanan pendidikan anak usia dini dari nol sampai enam tahun diwilayahnya guna mendukung terwujudnya layanan Paud yang berkualitas.

“Saya ucapkan selamat bekerja kepada Bunda Paud Kecamatan se-Kabupaten Kotabaru yang telah dilantik dan dikukuhkan,” ucap Bunda Paud Hj Fatma sapaan wanita cantik ini.

Bunda Paud kecamatan mempunyai peran dalam mendorong partisipasi serta peran masyarakat dalam mendukung pembinaan penyelengaraan pengembangan layanan Paud yang berkualitas hal ini bertujun agar layanan Paud menjadi lebih optimal. Kepada kaum ibu agar dapat dilibatkan secara aktif mengingat perannya yang sangat penting dalam mendidik anak usia dini dan menjaga kesehatab anak-anak,

Fatma juga berpesan, agar seluruh Bunda Paud bisa menjadi contoh dan inspirasi bagi kaum perempuan untuk maju dan berkarya, Jadilah agen perubahan serta ikut andil dan berperan aktif dalam upaya memajukan pendidikan anak usia dini.

“Disini saya menekannkan kepada Bunda Paud desa untuk dapat mendukung memotivasi, menggerakkan dan mensukseskan rencana berdirinya satu desa satu Paud berkualitas sehingga anak-anak usia dini sudah mendapatkan pendidikan cukup sebelum menginjak ke sekolah dasar,” terangnya.

Dikesempatan itu Bupati H Sayed Jafar juga mengatakan, atas nama pribadi dan Pemerintah Kotabaru mengucapkan selamat atas dikukuhkannya Bunda Paud kecamatan ini.

Lebih jauh dibeberkannya bahwa, pendidikan Paud diselenggarakan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut dikemudian hari.

Pendidikan yang berkualitas yang dimulai dari lingkungan desa harus dapat dinikmati oleh seluruh anak usia dini dan harus menjadi kekuatan pembangunan desa itu sendiri.

“Pemerintah Kotabaru memiliki komitmen kuat pada peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini agar dapat menghasilkan sumber daya manusia berkualitas maka dari itu program 1 desa 1 Paud yang dicanangkan oleh Kemendikbud bertujuan untuk meningkatkan serta pemerataan akses layanan Paud di Indonesia termasuk di Kotabaru,” terang Bupati H Sayed Jafar.

Ia juga menambahkan, sudah sepatutnya program ini dapat kita sukseskan bersama-sama disini Pemerintah Desa berkewajiban menyediakan layanan Paud yang betkualitas dan wajib menyediakan esensi dasar, kesehatan, tambahan gizi, pengasuh, perlindungan, interaksi motorik dasar sesuai tingkat perkembangan psikis dan fisik anak sehingga diperlukan sinergitas progam antar desa, kader Posyandu, Puskesmas, orang tua dan masyarakat.

 

Melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan seluruh stakeholder terkait dapat bersinergi, berkolaborasi dan bekerja sama dalam meningkatkan dan menyelenggarakan layanan Paud terutama di desa-desa yang belum ada lembaga Paud nya sehingga diharapkan anak-anak usia dini bisa mendapatkan layanan pendidikan yang sesuai dengan tingkat perkembangannya semua ini untuk menyiapkan generasi penerus di Kabupaten ini pada masa emas mendatang.

“Saat ini di Kabupaten Kotabaru sendiri terdapat 224 Paud yang terdiri dari TK Negeri sebanyak 21 sekolah, TK Swasta 176 sekolah, KB 22 dan TPA 1 dari jumlah ini TK/Paud yang telah akreditasi sebanyak 4 dengan guru bersertifikat pendidik sebanyak 58 orang sedangkan jumlah guru TK/Paud ada sebanyak 1.117 guru yang terdiri dari PNS 92 orang, Insenda 543 orang dan 482 orang guru Honor,” ungkapnya.

Melalui program satu desa satu Paud tentunya pemerintah daerah akan mendukung penuh dengan pendirian Paud di desa-desa yang belum memiliki Paud serta meningkatkan kualitas Paud di desa yang telah ada.

“Kepada seluruh pihak yang terkait untuk membulatkan tekad dalam mensukseskan penuntasan Paud melalui program satu desa satu Paud berkualitas,” tandasnya.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait