Kandangan, kalselpos.com – Peristiwa perang Nagara, pada 2 Januari 1949 sebagai bukti nyata kegigihan perjuangan masyarakat Daha dalam menentang penjajah kolonial Belanda bisa diteladani masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).
“Keberanian dan semangat masyarakat Daha melawan tentara Belanda dapat menjadi pelajaran penting yang patut ditiru oleh generasi muda sekarang,” ujar Wakil Bupati (Wabup) HSS Syamsri Arsyad, Senin (3/1).
Sebagai Ketua Dewan Harian Cabang (DHC) 45 Kabupaten HSS, Syamsuri Arsyad mengajak seluruh pemuda, untuk bisa mewarisi nilai-nilai kejuangan dari peristiwa tersebut.
Karena, peristiwa 2 Januari 1949 menjadi bagian penting dalam rangkaian sejarah masyarakat HSS. “Peringatan perang Nagara ke 73 tahun ini generasi muda harus bisa meneladaninya,” ucap Wabup Syamsuri.
Menurutnya, dalam peristiwa perang Nagara terdapat banyak cerita yang patut dan layak untuk diceritakan kembali sebagai bagian dari pewarisan nilai kejuangan.
“Banyak yang bisa kita ambil dari sejarah peristiwa 2 Januari 1949, terlebih untuk meneruskan perjuangan dalam membangun Kabupaten HSS ke depan,” ujarnya.
Syamsuri mengucapkan rasa hormat dan bangganya kepada seluruh masyarakat Daha yang pada saat itu ikut berjuang untuk mempertahankan Nagara dari tangan penjajah.
“Semoga mereka yang gugur mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Dan sebagai generasi penerus semoga bisa meneruskan semangat dan perjuangan mereka,” ujar Wabup Syamsuri.
Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com





