Dinas PMD Tanbu gelar pelatihan bagi pengelola KP-SPAM

Dinas PMD Tanbu saat menggelar pelatihan KP-SPAM di Mahligai Bersujud.(Foto: Istimewa)Kristiawan(kalselpos.com)

Ia menambahkan, ditunjang dengan kualitas dan kuantitas air Pamsimas yang baik mampu bertahan bahkan dimusim kemarau yang panjang, membuat KP-SPAMS Tirto Langgeng dapat maksimal memenuhi kebutuhan warga Purwodadi. Dan dengan jumlah pengguna yang cukup banyak menjadikan tarif yang dibebankan kepada pengguna relatif kecil, namun KP-SPAMS mampu mengumpulkan dana atau laba yang mereka alokasikan untuk pengembangan.

Bacaan Lainnya

Bahkan tahun 2015 sebesar Rp32 juta dari keuntungan mereka digunakan untuk pengembangan yaitu pembangunan menara di RT 1.

Karena kapasitas sumber air dan jarak dari beberapa RT maka sistem yang dibangun mencapai 8 sistem yang dikelola oleh masing-masing unit pengelola sistem tersebut.

Kemudian setiap bulan masing-masing pengelola sistem akan menyerahkan ke bendahara KP-SPAMS untuk direkapitulasi iuran yang terkumpul serta merealisasikan rencana yang telah disusun KP SPAMS.

Ia juga menjelaskan semua sambungan telah menggunakan meteran air sehingga memudahkan pengelola untuk menghitung penggunaan air yang telah dimanfaatkan oleh pengguna.

Dengan beban Rp.5.000/SR dan tarif perkubik sebesar Rp.3.000, dan jumlah SR 603, pendapatan bersih tiap bulan rata-rata Rp.4.500.000.

Ketentuan lain yang dibuat oleh pengelola KP-SPAMS juga membantu sarana ibadah dengan total 15 sambungan tanpa biaya atau gratis, sarana pendidikan TK PAUD sambungan gratis, 1 unit sekolah dasar dengan pembayaran 50% dari penggunaan, dan KK miskin.

Terkait perekonomian warga, keberadaan KP-SPAMS juga banyak membantu usaha warga, salah satunya yakni Bapak Pardi pengusaha tempe yang sukses di Desa Purwodadi.

“Selain kebutuhan sehari-hari, juga untuk kebutuhan usaha warga. Keberadaan Pamsimas juga ikut mendukung Desa Purwodadi menjadi juara nasional kebun rakyat dan pemanfaatan lahan pekarangan pada tahun 2014,” kata Gunadi.

Dan yang tidak kalah membanggakan dengan masuknya Pamsimas serta dibantu oleh beberapa pihak termasuk dari Dinas Kesehatan telah banyak membawa perubahan prilaku hidup sehat.

Tahun 2016 Desa Purwodadi telah dinyatakan bebas BABS dan ODF.

Sementara itu, Kepala DPMD Tanbu, melalui Kasi Pembangunan Desa Alifin, mengatakan pelatihan KP-SPAM penting dilaksanakan dalam rangka menunjang keberlanjutan ketersediaan air minum dan sanitasi bagi masyarakat.

Kepada peserta diharapkan mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh agar pengelolaan KP-SPAMS di Tanbu berjalan dengan baik.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait