Lebih lanjut, orang nomor satu di Lapas Narkotika Karang Intan ini menjelaskan, kegiatan diawali dengan skrining pendahuluan bagi calon peserta rehabilitasi, yang nanti akan menempati blok hunian khusus program rehabilitasi sosial.
“Skrining pendahuluan ini dilakukan untuk mendapatkan informasi awal, apakah ada faktor resiko atau masalah yang berhubungan dengan penggunaan narkotika, berbagai masalah awal akan diketahui pada saat ini, sebelum para warga binaan mengikuti assesmen dari tim asesor BNN Provinsi Kalsel,” jelas Wahyu.
Salah seorang warga binaan yang turut diskrining, Mardani, mengaku antusias mengikuti kegiatan yang diselenggarakan Lapas Narkotika Karang Intan, dan siap untuk menjadi bagian dalam program rehabilitasi.
“Semoga tahun depan saya bisa mengikuti program rehabilitasi yang ada di Lapas Narkotika Karang Intan, dan mendapatkan berbagai manfaat sebagai bekal saya saat bebas nanti,” tutup nya singkat.
Kegiatan skrining pendahuluan yang diselenggarakan, tetap menerapkan protokol kesehatan, dengan senantiasa mencuci tangan pakai sabun, mengenakan masker dan menjaga jarak.
Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com





