Wabup Kotabaru kukuhkan 17 anggota TPAKD

Sebanyak 17 anggota TPKAD di kukuhkan oleh Wakil Bupati Kotabaru Andi Rudi Latif SH.Muliana(kalselpos.com)

Kotabaru, kalselpos.com – Wakil Bupati Kotabaru Andi Rudi Latif SH mengukuhkan 17 Anggota Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Kotabaru, bertempat di Operation Room Sekda, Kamis (11/11) lalu.

Sambutan Wakil Bupati Andi Rudi Latif SH pada pengukuhan anggota TPKAD Kabupaten Kotabaru.Muliana(kalselpos.com)

Acara pengukuhan tersebut dihadiri oleh Direktur Pengawas LJK Kantor Regional 9 Kalimantan, Deputi Direktur Manajeman Strategis, EPK Dan Kemitraan Pemerintah Daerah Ojk Kantor Regional 9 Kalimantan, Sekretaris Daerah Kotabaru, Asisten Perekonomian Dan Pembanguna Setda Kotabaru, Kepala SKPD, Kepala Kemenag Kotabaru, Kepala KPKN Kotabaru, Direktur PT. Bank Kalsel Kotabaru, Diretur PT. BPR Kotabaru, dan Pelaku UMKM.

Bacaan Lainnya

Wakil Bupati Andi Rudi Latif dalam sambutannya mengatakan, industri jasa keuangan adalah instrumen yang sangat penting dalam rangka percepatan perekonomian masyarakat.

Peran perbankan dan lembaga keuangan lainnya dapat membantu cepatnya perputaran ekonomi sehingga daya beli masyarakat akan meningkat.

“Tim Percepatan Akses Keuangan di Daerah (TPAKD) Kabupaten Kotabaru yang dikukuhkan ini merupakan forum koordinasi antar instansi dan stakeholder terkait yang dibentuk untuk meningkatkan percepatan akses keuangan di daerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan, keberadaan TPKAD menjadi langkah strategis dalam mengembangkan perekonomian lokal khususnya dari segi permodalan yang diharapakan mampun mendorong dan melakukan terobosan-terobosan agar kebutuhan masyarakat terhadap pembiayaan dari jasa industri keuangan dapat terpenuhi.

Ketersediaan akses keuangan yang seluas-luasnya menjadi hal penting terlebih dimasa pandemi ini begitu juga terhadap produk dan layanan jasa keuangan menjadi sangat penting dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat. Ketersediaan layanan jasa keuangan khususnya yang berskala mikro akan dapat membantu meningkatkan kualitas hidup melalui pemanfaatan produk keuangan seperti kredit usaha mikro atau tabungan untuk berinvestasi dalam bentuk aset produktif.

Pos terkait