“Padahal, kecepatan sepeda motor cuma 60 km/perjam, tapi lobang galian jalan tertutup genangan air dan tiada penerangan. Semestinya jalan yang rusak dan akan diperbaiki diberi tanda,” tuturnya.
Beruntung sopir truk yang lewat, berinisiatif memberi pertolongan dan mengantar mereka menuju Rumah Sakit.
“Anak saya luka parah di bagian kepala. Kami terpaksa menjalani rawat inap di Rumah Sakit,” tuturnya.





