Negara Asia Tenggara itu secara bertahap membuka kembali ekonominya dalam beberapa pekan terakhir karena tingkat infeksi Covid-19 telah melambat di tengah program vaksinasi yang terus meningkat. Lebih dari tiga perempat dari 32 juta penduduk Malaysia telah divaksinasi, menurut statistik pemerintah.
Mantan perdana menteri Muhyiddin Yassin, yang memimpin dewan yang bertugas mempelopori program pemulihan ekonomi Malaysia, mengatakan bahwa industri pariwisata tak akan pulih dengan cepat tanpa wisatawan mancanegara. Meski nantinya perbatasan negara dibuka, langkah-langkah pengendalian infeksi seperti tes Covid-19 akan tetap dilakukan dengan sejumlah persyaratan bagi negara asal wisatawan.
Muhyiddin tidak menyatakan kapan tanggal pasti untuk pembukaan kembali akan diumumkan, tetapi mengatakan keputusan itu masih dirinci oleh badan-badan kesehatan dan keamanan.
Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com





