Luhut klarifikasi dugaan Keterlibatan Dirinya dalam bisnis tes PCR

Luhut Binsar Pandjaitan.s.a lingga(kalselpos.com)

Jakarta, kalselpos.com -Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan, memberikan klarifikasi lengkap mengenai dugaan keterlibatan dirinya dalam bisnis tes PCR.

Klarifikasi tersebut, disampaikan Menko Luhut melalui juru bicara Menko Marves, Jodi Mahardi, kepada MNC Portal Indonesia, di Jakarta, Selasa (2/10/2021), sebagaimana dikutip kalselpos.com dari inews.id .

Bacaan Lainnya

Jodi membantah dan menyayangkan pernyataan yang menuding Menko Luhut atas keterlibatannya dalam mendirikan PT Genomik Solidaritas Indonesia (GSI) untuk bisnis tes PCR.

“Sama sekali tidak benar. Sangat disayangkan upaya framing seperti ini. Ini berpotensi menyebabkan para pihak yang ingin membantu jika terjadi krisis berfikir dua kali. Ya begitulah kalau oknum, jika hati dan pikirannya ingin menjatuhkan orang lain. Orang ingin berbuat baik pun dihajar dengan segala cara,” ungkap Jodi.

Jodi menjelaskan, ada sejumlah pengusaha yang berniat membantu penanganan pandemi pada awal 2020.

Para pengusaha tersebut mengajak Menko Luhut mendirikan PT GSI yang berfokus melayani tes PCR Covid-19.

“Pertama, perlu saya perjelas, jika Toba Bumi Energi adalah anak perusahaan Toba Bara Sejahtra, dan saham Pak Luhut yang dimiliki melalui Toba Sejahtra di Toba Bara Sejahtra, sudah sangat kecil yaitu di bawah 10 persen. Jadi Pak Luhut tidak memiliki kontrol mayoritas di TBS, sehingga kita tidak bisa berkomentar terkait Toba Bumi Energi,” ujar Jodi.

Pos terkait