Truk bermuatan batu terguling, 6 orang tewas

Ilustrasi truk terguling.(ist)(kalselpos.com)

kalselpos.com – Kecelakaan tunggal truk terguling di kawasan objek wisata Tebing Breksi, Kecamatan Prambanan Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Jumat (3/9) malam mengakibatkan enam orang tewas.

Kasatlantas Polres Sleman AKP Anang Tri Novian di Sleman, Sabtu (4/9) mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan dalam kasus laka lantas tersebut, ada tidaknya unsur kelalaian.

Bacaan Lainnya

“Sementara ini kecelakaan tersebut akibat rem truk blong di jalan menurun dan menikung,” ujar Anang Tri.

Kecelakaan bermula ketika truk bermuatan batu bernomor polisi AB-8242-ZU ditumpangi 11 orang setelah mengambil batu di Dusun Groyokan, Sambirejo, Prambanan pada Jumat (3/9) malam.

Setelah muatan penuh truk hendak pulang ke daerah Srimartani, Kabupaten Bantul, namun dalam perjalan saat melintas di jalan menurun di Jalan Candi Ijo, pengemudi diduga tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya karena mengalami rem blong.

“Saat jalan menurun laju truk tidak terkendali, diduga karena rem blong, dan saat melintas di tikungan laju truk yang tidak terkendali tersebut terguling dan terseret turun hingga menabrak pagar rumah warga,” ungkapnya.

Akibat kejadian tersebut, lima orang meninggal di lokasi, dua orang luka berat dan empat orang luka sedang.

“Namun dalam perjalanan ke rumah sakit, satu orang yang luka berat dalam kondisi kritis, akhirnya meninggal dunia. Sehingga total korban meninggal dunia enam orang,” ujarnya.

Banyaknya korban yang meninggal dikarenakan para korban ini menumpang di atas kendaraan bermuatan batu taman tersebut, dan saat kejadian terlempar dari kendaraan,” katanya.

Ia mengatakan, korban meninggal dunia akibat mengalami luka berat di bagian kepala akibat benturan batu untuk taman yang diangkut truk tersebut.

“Kami belum bisa menyimpulkan ada tidaknya unsur kelalaian dalam kecelakaan tersebut. Saat ini jam masih mengumpulkan keterangan sejumlah saksi,” tuturnya.

(Aplikasi Kalselpos.com)

Pos terkait