Marabahan, kalselpos.com – Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Barito Kuala (Batola)
mencatat sejumlah harga bahan pokok kebutuhan masyarakat kini mengalami penurunan harga di Pasar Tradisional Kota Marabahan.
“Dalam sepekan ini sedikitnya ada 10 komoditas bahan pokok kebutuhan masyarakat alami penurunan harga dibandingkan dengan minggu lalu,” ujar Surono S.Sos selaku Kabid Perdagangan Diskoperindag Batola usai memonitor harga dan persediaan bapok di sejumlah pasar, kemarin.
Surono secara rinci menyebut bahan pokok kebutuhan masyarakat yang alami penurunan adalah, daging ayam kampung harga semula Rp85 ribu turun menjadi Rp80 ribu per kilogram, telur ayam ras Rp26 ribu – Rp 25ribu/kg, telur itik Rp2.600 – Rp25.000/biji, kacang kedelai lokal Rp28 ribu – Rp27 ribu/kg, cabe rawit lokal Rp90 ribu – Rp80 ribu, cabe rawit tiyung Rp60 ribu – Rp50 ribu/ kg, bawang merah Rp28 ribu – Rp26 ribu/kg, kentang Rp18 ribu – Rp15 ribu/kg, kubis/kol Rp14 ribu – Rp12 ribu/kg, dan ikan segar papuyu Rp85 ribu – Rp80 ribu/kg.
Sementara komoditas yang terpantau naik harganya, yakni daging ayam ras/kg, indomie kari ayam (per bungkus), indomie soto banjar (per bungkus), bawang putih, bawang prei, ikan asin telang, tomat, ikan haruan segar, dan ikan peda segar.
Komoditas alami kenaikan ini tidak signifikan, hanya naiknya Rp1000 – Rp5000 per kilogramnya, sedang mie instan Rp100 naiknya per bungkus.
“Untuk komoditas yang tidak saya sebutkan namanya, sementara ini masih stabil harga dan persediaan cukup tersedia,” pungkas Surono.





