43 petugas karantina tingkat desa Kecamatan Angsana ikuti pelatihan

Petugas Puskesmas Perawatan Sebamban II saat memberikan materi pelatihan kepada petugas karantina tingkat desa di Kecamatan Angsana.(ist)(kalselpos.com)

Batulicin, kalselpos.com – Ada sebanyak 43 petugas tempat karantina atau isolasi tingkat desa di Kecamatan Angsana, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) Kalimantan Selatan mengikuti pelatihan.

Pelaksana tugas (Plt) Camat Angsana, Liana Hamita, mengatakan kegiatan pelatihan bagi petugas karantina atau isolasi tingkat desa ini merupakan tindak lanjut dari hasil rakoor dan sosialisasi PPKM yang digelar beberapa waktu lalu, dihadiri Bupati HM Zairullah Azhar dan jajarannya termasuk Muspika.

Bacaan Lainnya

Pada saat itu telah mengamanatkan agar sistem karantina atau isolasi tidak lagi menggunakan isolasi mandiri di rumah, tetapi dilakukan dengan isolasi terpusat dengan penanganan yang lebih paripurna.

“Rakor yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat Angsana beberapa waktu lalu menghasilkan kesepakatan setiap desa menyiapkan tempat karantina khusus yang refresentatif dan memenuhi syarat dilengkapi dengan petugas/relawan yang dibekali pengetahuan dan keterampilan yang cukup untuk menjalankan tugas.

Hal itu disampaiakan Liana Hamita selaku Camat Angsana kepada kalselpos.com Selasa (24/8) yang juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Angsana.

Pelatihan ini, sambung Liana, dilaksanakan dengan cara tatap muka terbatas dengan memperhatikan penegakan protokol kesehatan yang ketat.

Sedangkan materi pelatihan disampaikan oleh petugas Puskesmas Perawatan Sebamban II yang menekankan hal-hal yang harus dilakukan oleh petugas atau relawan yang nantinya akan menangani tempat karantina/isolasi di desa masing-masing.

Selanjutnya, dilakukan diskusi interaktif dan simulasi penggunaan beberapa alat kesehatan diantaranya pengukur tekanan darah digital, dan pengukur saturasi, ini dimaksudkan sebagai pengetahuan dasar agar petugas dapat mendeteksi secara lebih dini gejala yang dialami oleh warga serta pada saat berada di tempat isolasi.

“Pihak kecamatan menyampaikan penjelasan dasar-dasar dilaksanakanya pelatihan serta menyampaikan hasil beberapa kali rakor, penganggaran, serta beberapa kemungkinan permasalahan yang telah dan akan timbul yang bertujuan agar dapat tersampaikan secara berantai sehingga secara bersama-sama dapat menghadapi permasalahan dan menemukan solusi di masyarakat,” jelas Camat Angsana.

(Aplikasi Kalselpos.com)

Pos terkait