kalselpos.com – Sejumlah venue PON XX yang ada di kabupaten dan Kota Jayapura dipalang warga terkait ganti rugi atas kepemilikan tanah yang di atasnya dibangun venue.
Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri membenarkan hal tersebut dan mengakui secara bertahap sudah mendekati warga yang memalang venue dan akan mendatangi venue lainnya yang juga dipalang.
“Memang benar saat pelaksanaan uji coba pengamanan PON XX dan Peparnas XVI, ada laporan dari salah satu Deputi Kemenpora yang menyatakan beberapa venue dipalang warga,” ujar
Irjen Pol Fakhiri di Jayapura, Minggu (15/8/2021).
Dari laporan itu pihaknya mendatangi warga yang memalang venue aquatic di Kampung Harapan dan meminta mereka untuk tidak melanjutkan aksinya agar dapat segera digunakan untuk uji coba sebelum pertandingan dilakukan.
Fakhiri mengharapkan berbagai permasalahan dengan warga pemilik hak ulayat dapat diselesaikan sehingga PON XX berlangsung tanpa gangguan berarti.
PON XX akan dilaksanakan tanggal 2-15 Oktober mendatang di empat wilayah di Papua yakni Kota dan Kabupaten Jayapura, Merauke dan Timika.
“Saya sedang menjajaki dilakukan pertemuan antara pemilik hak ulayat, yakni keluarga Ohee dengan Pemprov Papua agar nantinya tidak menjadi kendala mengingat PON XX makin dekat pelaksanaanya,” tegasnya.





