Marabahan, kalselpos.com-Polemik perkebunan plasma kelapa sawit bermitra dengan KUD Jaya Utama dibawah naungan PT Agri Bumi Sentosa ( ABS ) di Desa Kolam Kanan Kecamatan Wanaraya Kabupaten Batola, kian memanas.

Petani plasma semakin geram, setelah petani pada saat melakukan panen di lahan plasma kelapa sawit milik mereka, telah dilaporkan dari pihak perusahaan perkebunan ke pihak kepolisian atas dugaan pencurian buah kelapa sawit.
Petani plasma kelapa sawit, Sumar mengatakan, sementara ini akses jalan mereka tutup pada Senin (26/7) kemarin sore lantaran mereka di tuduh mencuri buah di lahan plasma milik sendiri dan telah dilaporkan ke pihak ke kepolisian.
“Sementara pihak KUD Jaya Utama tetap melakukan pemanenan buah kelapa sawit di lahan plasma kelapa sawit, dan petani melakukan panen di lahan mereka malah dilaporkan ke pihak kepolisian,”jelas Sumar.
Kepala Desa Kolam Kanan , Endang Sudarjat membenarkan adanya penutupan akses di lahan plasma kelapa sawit, lantaran petani kecewa dilaporkan mencuri di lahan mereka sendiri.
“Kenapa petani melakukan panen di lahan mereka sendiri bisa di katakan maling, sementara pihak KUD Jaya Utama masih leluasa memanen buah kelapa sawit di lahan milik petani,”katanya Endang Sudrajat.
Sementara itu pemdes pun ambil sikap cepat untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan,sehingga pemdes membuat surat pemberitahuan kePT.ABS agar seluruh karyawan PT.ABS yang berada di Desa Kolam Kanan dan tidak punya ktp Desa Kolam Kanan agar meninggalkan wilayah desa tersebut hingga batas waktu yang tidak tentukan.





