FBS Kotabaru 2021 resmi ditutup

Malam penutupan Festival Budaya Saijaan (FBS) 2021, bertempat di Pantai Wisata Gedambaan Desa Gedambaan Kecamatan Pulaulaut Sigam, Minggu (11/7/2021) malam.(kalselpos.com)

Kotabaru, kalselpos.com– Wakil Bupati Kotabaru Andi Rudi Latif, SH didampingi oleh Wakil Ketua I TP-PKK Kabupaten Andi Irmayani Rudi Latif menghadiri malam penutupan Festival Budaya Saijaan (FBS) 2021 yang bertempat di Pantai Wisata Gedambaan Desa Gedambaan Kecamatan Pulaulaut Sigam, Minggu (11/7/2021) malam.


Acara malam penutupan ini juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kotabaru Drs H Said Akhmad, MM, Wakil Bupati Kabupaten Balangan,  Anggota DPRD Kalimantan Selatan, jajaran Forkopimda, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kotabaru serta para tamu undangan yang hadir dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutan Bupati yang disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah H Said Akhmad mengatakan, ucapan terimakasih dan penghargaan yang tinggi kepada panitia penyelenggara atas terselenggaranya Festival Budaya Saijaan (FBS) yang meriah dan penuh makna ini.

“Semoga ikhtiar dan usaha kita dalam melestarikan dan mengembangkan kesenian dan budaya di Kabupaten Kotabaru akan mewujudkan kebersamaan guna membangun masyarakat Kotabaru yang hebat dan bermartabat melalui bidang seni, budaya dan pariwisata,” ucap Sekda.

“Saya juga mengucapkan selamat kepada para pemenang dan juga berpesan agar tidak puas diri dan tidak berhenti sampai disini serta teruslah berkreasi dan berupaya menggapai prestasi puncak dalam kemajuan seni, budaya dan pariwisata di Kabupaten Kotabaru,” harapnya.

Menjadi harapan bersama melalui Festival Budaya Saijaan ini akan mampu memotivasi khususnya para seniman, budayawan, pemerhati dan organisasi-organisasi kesenian untuk terus dan terus mengembangkan kreasi dan inovasi sekaligus mengaktualisasikan diri melalui aktivitas dan prestasi seni.

“Selain itu event ini juga merupakan bagian dari upaya pembinaan dan pelestarian budaya daerah sebab kita semua menyadari betapa pentingnya makna kebudayaan dalam memperkokoh jati diri bangsa agar tidak tergerus oleh derasnya arus globalisasi dan medernisasi,” jelasnya pula.

Tujuan dari penyelenggaraan event ini agar dapat menjadi perhatian dan tanggung jawab semua bukan hanya oleh Pemerintah Daerah maupun panitia penyelenggara melaikan oleh para seniman/budayawan, pemerhati, pelaku wisata dan masyarakat Kotabaru pada umumnya sehingga akan benar-benar menjadi milik masyarakat dan berdampak positif bagi kemajuan daerah dalam wujud peningkatan investasi pariwisata di Bumi Saijaan Kotabaru.

“Kita patut bersyukur penyelenggaraan Festival Budaya Saijaan tahun ini berlangsung dengan baik sebagaimana yang diharapkan bersama walaupun didalam kondisi pandemi Covid-19. Berbagai event telah kita selenggarakan dengam animo partisipasi masyarakat yang tinggi dalam menyaksikan rangkaian Festival Budaya Saijaan secara hybrid,” imbuhnya.

“Semoga ditahun mendatang kegiatan Festival Budaya Saijaan akan dapat kita laksanakan kembali dengan kemasan dan kondisi yang berbeda dari era pandemi Covid-19 seperti saat ini,” pungkasnya.

(Aplikasi Kalselpos.com)

Pos terkait