Sejumlah harga komoditas merangkak naik di Batola, ini rinciannya

Petugas Diskoperindag Batola saat melakukan pemantauan harga dan persediaan bahan pokok kebutuhan masyarakat di Pasar Tradisional.(kalselpos.com)

Marabahan, kalselpos.com– Harga cabai rawit di Kabupaten Barito Kuala (Batola), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali merangkak naik.

Bacaan Lainnya

Kenaikan tersebut diduga akibat curah hujan yang tinggi dalam pekan ini, sehingga hasil panen cabai rawit menurun.

Selain cabai rawit, juga sebagian komoditas lainya alami kenaikan harga.

Demikian itu berdasarkan hasil monitoring petugas Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Batola di sejumlah Pasar Tradisional, khususnya di sejumlah pasar yang ada di Kota Marabahan.

“Cabai merah biasa pekan lalu harga Rp60 ribu per kilogramnya naik menjadi Rp80 ribu, cabai rawit lokal Rp80 ribu/kg naik jadi Rp100 ribu, cabai rawit tiyung Rp65 menjadi Rp80 ribu/kg,” sebut Surono S.Sos selaku Kabid Perdagangan Diskoperindag Batola, kepada kalselpos.com, Selasa (29/6/21).

Selain itu, komoditas lainya juga alami kenaikan, namun dinilai tidak signifikan, seperti daging ayam kampung, bawang merah, bawang putih.

Kemudian sejumlah ikan segar yakni ikan segar papuyu, ikan bawal, dan ikan peda.

“Dari pantauan kami pada hari ini, ada pula beberapa bahan pokok kebutuhan masyarakat yang alami penurunan harga,” ujar Surono.

Adapun sejumlah komoditas yang mengalami penurunan yang dinilai signifikan, diantaranya, daging sapi murni, ikan asin gabus, ikan asin telang.

“Penurunan harga yang saya sebut ini dinilai signifikan, yakni kisaran Rp 10 ribu sampai Rp40 ribu per kilogramnya,” pungkas pria penggemar batu akik itu.

(Aplikasi Kalselpos.com)

Pos terkait