Banjarmasin, kalselpos.com – Aksi unjuk rasa (unras) ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa se Kalimantan Selatan (BEM SeKA), berujung aksi saling dorong dan bentrok dengan aparat keamanan, Kamis (23/6/21) siang.

Dari pantauan di lapangan, empat orang anggota kepolisian yang bertugas mengamankan jalannya aksi, harus terluka di bagian kepala.
Sementara, empat orang mahasiswa turut diamankan, salah satunya juga mengalami luka akibat bentrok.
Mereka langsung dibawa ke halaman gedung DPRD Kalsel untuk mendapatkan perawatan medis dari petugas Biddokes Polresta Banjarmasin dan Polda Kalsel.
Aksi ‘Save KPK’ sendiri berlangsung di Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin.
Dalam pengamanan aksi itu, polisi mengerahkan lima unit Water Cannon.
Aksi para mahasiswa yang berlangsung bentrok tersebut, lantarn memaksa masuk untuk bertemu Supian HK, ketua DPRD Kalsel.





