Diduga Ilegal, Tumpukan batubara di Pelabuhan PT BIR di-‘police Line’

[]istimewa DI-‘POLICE LINE’ - Jajaran Satreskrim Polres Tanbu saat mengamankan sekaligus melakukan ‘police line’ terhadap tumpukan batubara diduga ilegal di pelabuhan milik PT Bina Indo Raya di Desa Bunati, Kecamatan Angsana, Minggu (23/5/2021) malam.(kalselpos.com)

“Batubara itu di ‘police line’ dengan status quo, diamankan untuk langkah selanjutnya, apakah nanti akan dijadikan barang bukti. Saat ini penyidik masih melakukan pengembangan kasus ini,” ucapnya.
Menurut Made, CV MRB tidak ada hubungan kerjasama bisnis dengan pelabuhan PT BIR, sehingga melaporkan Sekumpul Bara Energy telah menggelapkan batubara yang distok di pelabuhan khusus tersebut. “Penyidik masih lidik terkait keterlibatan pelabuhan yang menerima tumpukan batubara yang menjadi laporan,” lanjutnya.
Disebutkannya, jajaran Satreskrim Polres Tanbu kini masih melakukan penyidikan di lapangan dan memeriksa sejumlah pihak, termasuk pelapor.
“Inikan masih lidik, anggota masih di lapangan. Pertama yang melaporkan kita periksa, kemudian hasil pemeriksaan kita kembangkan kembali apakah ada kasus lain nanti dari hasil lidik,” tandasnya.
Dijelaskan pula, tersangkanya belum bisa ditentukan, karena masih lidik penanggung jawab CV SBE yang dilaporkan. “Untuk sementara karena dokumen pengiriman batubara tidak ada. CV RMB tidak dilaporkan ada batubara masuk ke pelabuhan BIR. Itulah yang dilidik anggota, ada tidak dokumennya,” terangnya.
Diakuinya, CV MRB pemilik IUP OP, sementara SBE sub kontraktor yang bersangkutan. “Namun pemilik CV SBE belum diketahui dan masih dalam lidik,” pungkasnya.
Kanit II Satreskrim, Ipda Aditya Prabowo, menambahkan, saat ini yang dilakukan penyegelan hanya tumpukan 4 rit tronton batubara yang diangkut SBE di pelabuhan. Sementara aktivitas pelabuhan tetap berjalan, karena tidak masuk dalam laporan. “Police line hanya untuk batubara yang diangkut SBE,” tegasnya.
Pantauan di lapangan, Senin (24/5/2021), tumpukan batubara yang dilaporkan CV MRB di pelabuhan masih terpasang police line. Sementara penyidik melakukan pemeriksaan kepada sejumlah pihak. (Aplikasi Kalselpos.com)

 

Pos terkait