Kades Diharabkan tak Berpoligami

  • Whatsapp
Kepala Dinas Pemerintahan Desa Kabupaten Balangan ,Urai Nur Iskandar. (ist)

Paringin, kalselpos.com.- Kepala desa merupakan jabatan yang cukup diidamkan oleh semua warga suatu penduduk desa ,apa lagi mempunyai fasilitas kendaraan dinas dan setiap desa mendapatkan dana yang sangat besar dari Kementerian sebesar Rp 1 Milyar rupiah untuk pendanaan pembangunan desa termasuk dapat membeli alat transport ( mobil ) opresional desa yang diperuntukan untuk keperluan masyarakat.

Sehingga kalau ada pemilihan calon kepala desa sudah dipastikan banyak yang mendaftar baik kaum laki – laki maupun perempuan.

Bacaan Lainnya

Lantaran jabatan kepala desa yang cukup menjanjikan itu bukan tidak ada kendala kerena banyaknya anggaran yang tersedia kalau tidak teliti mempergunakan dana tersebut bisa berujung kemasalah hukum.

Sehingga menjadi kepala desa perlu kehat-hatian apa lagi kalau dana tersebut dipergunakan untuk kepentingan pribadi .misalnya biaya untuk nikah lagi ,hal ini bisa menganggu bukan saja menyangkut pendanaan ,tapi juga pekerjaan rutin sudah dipastikan terganggu dengan adanya isteri dua ( dapur dua red) .

Sehubungan dengan itu Kepala Dinas Pemerintahan Desa Kabupaten Balangan ,Urai Nur Iskandar ,mengingatkan dan berharab agar para Kepala Desa ,jangan berpoligami ( isteri dua ) baik resmi maupun nikah seri.

Hal itu tidak lepas agar tidak menganggu kesibukan rutin melakukan program rutin yang sudah direncanakan dalam penataan pembangunan desa.
Ditambahkannya, memang tidak ada aturan baku yang melarang seorang kepala desa untuk berpoligami.
“Itu memang hak pribadi yang bersangkutan kami hanya mengingatkan ,kerena sekarang tugas kepala desa sangat padat dan tentunya banyak memerlukan waktu kerena masyarakat menghendaki adanya percepatan pembangunan,” ujarnya.

kalselpos.com: Berita Terkini Kabar Terbaru Hari ini

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.