Pertengahan Ramadhan, Diskoperindag Batola kembali Sidak Pasar

Diskoperindag dan dinas terkait Batola saat melakukan pemantauan harga dan cek makanan tidak leluasa.(ist)

Marabahan, kalselpos.com – Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Barito Kuala (Batola) bersama dinas terkait kembali melakukan pemantauan harga dan persediaan bahan pokok kebutuhan masyarakat di sejumlah pasar tradisional, salah satunya yang dilakukan pemantauan pada hari Selasa (27/04) – Rabu (28/4) di dua titik, yaitu wilayah Kecamatan Marabahan dan wilayah Kecamatan Rantau Badauh.

Selain itu, pihaknya juga melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar modern yang ada di wilayah Anjir Pasar dengan dipimpin oleh Plt Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Rusmadi.

Bacaan Lainnya

Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Diskoperindag Batola, Surono S.Sos menyampaikan, sidak ini digelar untuk mengantisipasi makanan yang sudah tidak leluasa sekaligus memantau ketersediaan stok pangan untuk selama ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri mendatang.

Petugas juga melakukan pemantauan makanan tidak leluasa yang bergerak ke beberapa pasar tradisional dan pasar modern.

Hal ini dilaksanakan, lanjut Surono sesuai dengan perintah Bupati Batola Hj Noormiliyani, yaitu dalam rangka menjamin ketersediaan pangan, keamanan pangan, sekaligus juga kehalalan pangan di Batola.

“Kami telah melakukan berbagai upaya sidak ke pasar pada bulan ramadhan 2021 di tengah pandemi Covid-19 ini,”ujar pria penggemar batu akik itu.

Disampaikannya, hasil dari pemantauan harga pangan kebutuhan masyarakat pada pertengahan bulan puasa ini justeru cenderung mengalami penurunan harga beberapa komoditas.

Bahan pokok kebutuhan masyarakat yang alami penurunan tersebut adalah, beras, daging ayam ras, telur ayam ras, dan telur itik.

Kemudian, susu kental manis, garam, tepung terigu, kacang kedelai, cabe merah biasa, cabe rawit lokal, dan cabe rawit tiyung, bawang putih. Selain itu ikan sejumlah ikan asin dan sayur mayur.

“Tak bisa dipungkiri, ada pula beberapa komoditas pangan yang alami kenaikan harga, diantaranya minyak goreng, daging ayam kampung dan beberapa ikan asin,”sebut Surono.

Kegiatan serupa pihaknya akan terus melakukan pemantauan harga dan menjaga ketersediaan keamanan pangan.

“Kalau memang perlu, pihaknya akan lakukan ulang di beberapa titik lainnya. Pada prinsipnya kami akan memberikan rasa nyaman kepada masyarakat serta keamanan pangan,”tutupnya.

kalselpos.com: Berita Terkini Kabar Terbaru Hari ini

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.co

 

Pos terkait