kalselpos.com– Setelah menelusuri beberapa unggahan foto dan status di akun Facebook almarhumah Ermanelly Cassanova, siapapun tak menyangka bila perjalanan hidupnya berakhir tragis di tangan sang pacar.

Melihat sosok almarhumah Ermanelly Cassanova adalah sosok yang ceria, ramah, murah senyum dan sesekali memanggil dengan kata “say…” kepada sahabat sosmednya.
Gegara kata “sayang…” ini jualah akhirnya penyebab yang merenggut nyawa almarhum.
Dari informasi yang diberitakan kalselpos.com, Pelaku Pembunuhan Mayat Wanita dalam Karung ditangkap,
menyebutkan, awalnya almarhum dijemput sang pacar YD di Muara Teweh Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah dengan sebuah mobil untuk jalan-jalan ke Ampah Tamiyang Layang, Barito Timur.
Di tengah perjalanan Hp almarhum berdering dan diketahui YD ada tulisan “sayang” inilah yang menyulut api cemburu.
Dengan rasa cemburu yang sudah membara, YD menjadi kalap lalu memukul almarhum di bagian kepala dengan memakai kunci roda hingga merenggut nyawa almarhum, Kamis dini hari sekitar jam. 04.00 Wita di daerah Amuntai, HSU.
Merasa panik, YD akhirnya membuang mayat almarhum di jalan Kapten Piere Tandean, Banua Hanyar, Kelurahan Jambu Hilir, Kecamatan Kandangan, Kabupaten HSS.
Setelah peristiwa itu mayat almarhum yang ditemukan warga sekitar sempat disebutkan tanpa identitas.
Namun, dalam penelusuran polisi akhirnya menemukan identitas almarhum dari akun Fb atas nama Ermanelly Cassanova.
Setelah diberitakan dibeberapa media, sahabat sodmed almarhum pun sontak terkejut, hal ini terbaca dari ribuan komentar di akun Fb almarhum yang intinya menyampaikan rasa empati dan doa serta turut berduka cita.
Sampai-sampai salah satu keluarga almarhum di dalam komentar Fb atas nama Amelia Meilly
menyampaikan permohonan, “Ulun selaku keluarga memohon maaf atas kejadian ini dan ulun meminta untuk semua yg memposting foto/video tentang almarhumah untuk menghapus. Ini semua untuk kebaikan almarhumah beserta keluarga yg ditinggalkan sekali lg ulun minta tolong untung menghapus foto dan video almarhumah, mohon pengertian dan doa teman2 semua semoga almarhumah bahagia dan tenang disana aamiin.”
Sudah pasti, sepeninggalan almarhum
sebagai seorang guru Bimbingan Penyuluhan/Bimbingan Konseling (BP/BK)
di sebuah SMPN di Muara Teweh, para siswa siswi dan sesama merasa kehilangan, terlebih pihak keluarga.
Begitu juga tentunya, bagi sesama sahabat yang meliliki hobby tanaman hias, tentu merasa kehilangan sosok almarhum, karena terlihat koleksi berbagai macam jenis tanaman hias yang di upload almarhum di status Fb baik foto maupun videonya.
Beberapa hari sebelum diakhir hidupnya, almarhumah juga lebih banyak mengupload sebuah pruduk kosmetik yang dia tawarkan kepada sabahat-sahabatnya melalui medsos tersebut.
Kemudian, jauh hari sebelumnya lagi almarhum juga menawarkan bermacam jenis kue dan puding yang siap diantar. Bahkan pakaian muslim juga ada.
Artinya, almarhum memang sosok yang mudah bergaul dengan siapa saja dan sorang yang bisa membaca peluang bisnis.
Terlebih sebagai seorang guru BP/BK tentunya sudah tertanam di dalam dirinya jiwa penyabar.
Hanya saja almarhum dipertemukan dengan seorang pacar yang tidak penyabar, atau mungkin si pacar kurang mengetahui tentang sebuah persahabatan di medsos.
Seiring doa yang disampaikan salah satu keluarga di komentar Fb almarhum Ermanelly Cassanova, SY Fatur R, “Lun mewakili keluarga mengucapkan turut berduka cita yang mendalam, smoga husnul khatimah diterima di sisi Allah Swt. Smoga juga pihak keluarga ditabahkan serta mengikhlaskan atas kejadian ini… Amiin Ya Rabbal Alamin,” tulisnya.
kalselpos.com : Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Banjarmasin Kalsel Kalimantan Nasional dan Dunia
Penulis: Bambang CE





