Karuan, ulah ibu itu sempat tidak dihiraukan orang yang hadir di dalam masjid, sementara pasangan pengantin yang duduk berdampingan mengenakan pakaian pernikahan didominasi warna putih, seolah terpaku di tempatnya dengan raut wajah tegang.
Sejurus kemudian baru ada salah seorang ibu berdiri mendekati untuk menenangkannya, namun tidak berhasil.
Kemudian beberapa orang ibu ingin ikut membantu, malah semakin mengamuk. Keributan pun tak terelakkan.
Hari itu, pernikahan pun terpaksa tertunda.
Menurut informasi, ibu yang berhasil menunda pernikahan itu tidak lain orang tua dari pengantin wanita. Kedua orangtua pengantin wanita ini telah lama bercerai. Selama ini, tinggal bersama ayahnya.
Alasan dia mengamuk karena tidak diberi tahu secara pasti jadwal (jam) pelaksanaan pernikahan anak perempuannya, walaupun sudah ada perwakilan keluarga dekatnya yang datang saat itu.
Tapi, dia tetap tidak terima, karena dia hanya diberi tahu tanggal pernikahan saja.
Meski gagal menikah di masjid saat itu, pernikahan akhirnya berlangsung di rumah mempelai laki-laki.
Mereka dinikahkan wali hakim dari Imam Masjid Desa Sugian.
Kronoligis peristiwa ini diceritakan, Lalu Mustiadi Kepala Desa Sugian yang membenarkan bahwa kejadian itu terjadi di Desa Sugian, Kecamatan Sambelie, Lombok Timur.
Video berdurasi empat menit itu tersebar di media sosial Facebook dan Instagram sejak Kamis (9/7/2020).
kalselpos.com : Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Banjarmasin Kalsel Kalimantan Nasional dan Dunia
Editor: Bambang CE
Sumber: Net/ *





