TNI Kodim 1010 Tapin Realisasikan Pembangunan Jembatan Garuda Pelosok Desa 

Teks foto Peletakan Batu : Kepala Seksi Logistik (Kasilog) Korem 101/Antasari, Kolonel Inf Setiawan Nur Prakoso, meletakkan batu pertama ground breaking Perintis Pembangunan Jembatan Garuda Di Desa Sawaja Kecamatan Candi Laras Utara Kabupaten Tapin.(ist)(kalselpos.com)

Rantau, kalselpos.com — Perintis Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Sawaja, Kecamatan Candi Laras Utara, Kabupaten Tapin, mulai dikerjakan, Senin 6 April 2026. Hal itu terungkap dalam Zoom meeting bersama Kodam XXII Tambun Bungai Wilayah Kodim 1010 Tapin bersama Kodim se Kalimantan Selatan dan Tengah Ground Breaking Pembangunan Jembatan Garuda berlangsung di Desa Sawaja Kecamatan Candi Laras Utara Kabupaten Tapin.

 

Bacaan Lainnya

Proyek yang pembiayaannya langsung dari Pemerintah Pusat dikerjakan oleh TNI Kodim 1010 Tapin bersama pemerintah daerah setempat dan warga masyarakat itu ditargetkan rampung dalam waktu 30 hari.

 

Komandan Kodim 1010 Tapin, Letkol Inf Dimas Yamma Putra, mengatakan jembatan tersebut merupakan bagian dari program nasional untuk membuka keterisolasian wilayah. Desa Sawaja dipilih karena selama ini akses antar desa masih terbatas dan menyulitkan mobilitas warga.

 

“Penerima manfaatnya bagi warga masyarakat terutama untuk anak sekolah, pekerja, dan aktivitas pertanian, di desa setempat, ” kata Dimas.

 

Pendanaan proyek berasal dari pemerintah pusat. Pelaksanaan pembangunan dilakukan oleh TNI dengan pengawasan pemerintah daerah serta melibatkan warga setempat. Ia menargetkan jembatan sudah dapat digunakan pada akhir April.

 

Perwakilan Korem 101 Antasari melalui Kepala Seksi Logistik (Kasilog) Korem 101/Antasari, Kolonel Inf Setiawan Nur Prakoso mengatakan, pembangunan jembatan sebagai respons atas kebutuhan riil masyarakat. Infrastruktur tersebut diharapkan memperlancar transportasi sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan.

 

“Mobilitas yang lancar akan berdampak langsung pada kegiatan ekonomi dan pendidikan warga,” ujarnya.

 

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Tapin, Zainal Abidin, menilai keberadaan jembatan akan memangkas waktu tempuh secara signifikan. Perjalanan yang sebelumnya memakan waktu setengah jam diperkirakan cukup 15 menit.

 

“Efisiensi ini penting untuk mendorong aktivitas ekonomi dan akses layanan dasar,” kata Zainal.

 

Pemerintah Kabupaten Tapin, ia melanjutkan, mendukung penuh pembangunan yang melibatkan TNI. Sejumlah proyek serupa dinilai telah memberi dampak nyata bagi masyarakat di wilayah terpencil.

 

Jembatan Garuda diharapkan dalam satu bulan kedepan sudah selesai berdiri sehingga dapat dimanfaatkan dan digunakan masyarakat setempat untuk mobilitas segala kegiatan.

 

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait