Banjarmasin, kalselpos.com – Kualitas layanan pendidikan dinilai menjadi faktor penting dalam membangun loyalitas mahasiswa sekaligus menjaga keberlanjutan perguruan tinggi swasta (PTS).
Menurut Rektor UNISKA MAB, Prof Dr H Mohammad Zainul,q penerapan model Higher Education Performance (HEdPERF) dapat menjadi salah satu pendekatan untuk mengukur kualitas layanan pendidikan tinggi secara komprehensif.
Model tersebut mencakup lima aspek utama, yakni kualitas akademik, layanan non-akademik, reputasi institusi, kemudahan akses, serta relevansi program studi dengan kebutuhan dunia kerja.
“Ketika mahasiswa merasa layanan yang diterima sebanding dengan biaya yang dikeluarkan, maka akan muncul loyalitas. Ini yang menjadi fondasi ketahanan institusi,” jelas Zainul.
Ia menambahkan, loyalitas mahasiswa tidak hanya berpengaruh terhadap keberlanjutan jumlah mahasiswa, tetapi juga menciptakan promosi dari mulut ke mulut yang positif bagi kampus.
Meski demikian, dia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam implementasi strategi tersebut, terutama terkait keterbatasan sumber daya manusia dan pengelolaan platform digital yang belum optimal di sebagian PTS.
“Masih ada kampus yang mengelola media digital secara sporadis bahkan dirangkap oleh dosen, sehingga komunikasi tidak konsisten dan kurang interaktif,” ungkapnya.
Karena itu, perguruan tinggi didorong membangun ekosistem komunikasi digital yang profesional serta memanfaatkan teknologi seperti kecerdasan buatan dan big data untuk meningkatkan layanan kepada mahasiswa.
Menurutnya, integrasi antara kualitas layanan, teknologi digital, dan pemahaman terhadap kebutuhan pasar akan menentukan masa depan perguruan tinggi di tengah perubahan global.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





