Martapura, Kalselpos.com – Pemerintah Kabupaten Banjar menggelar Apel Hari Kesadaran Nasional di halaman Kantor Bupati Banjar, Martapura, Selasa (17/3/2026) pagi. Dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Banjar, Yudi Andrea, bertindak sebagai pembina apel sekaligus menyerahkan berbagai penghargaan serta bantuan sosial kepada penerima.
Dalam sambutan Bupati Banjar Saidi Mansyur yang dibacakannya, Yudi Andrea menegaskan bahwa apel tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pengabdian aparatur serta memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Apel ini menjadi momentum untuk memantapkan kualitas pengabdian serta meningkatkan kecintaan kepada bangsa dan negara, khususnya dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Banjar,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Pemkab Banjar menerima Piagam Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik Tahun 2025 dari Ombudsman RI dengan nilai 85,10 (kategori baik).
Penghargaan juga diberikan kepada Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Banjar dengan nilai 89,37 (sangat baik), SDN Indrasari 2 Martapura dengan nilai 85,93 (baik), serta RSUD Ratu Zalecha dengan nilai 79,99 (baik).
Selain itu, lima kecamatan dengan kinerja terbaik tahun 2025 turut diapresiasi.
Kecamatan Kertak Hanyar dan Kecamatan Simpang Empat meraih peringkat pertama dan kedua dengan nilai sempurna 100 (sangat baik).
Disusul Kecamatan Mataraman, Sungai Tabuk, dan Tatah Makmur di posisi berikutnya dengan nilai masing-masing 98,75.
Usai apel, bantuan sosial berupa 120 paket sembako dari Bank Syariah Indonesia Cabang Martapura juga diserahkan secara simbolis untuk masyarakat yang membutuhkan.
Yudi Andrea mengapresiasi kontribusi pihak perbankan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat serta menilai kolaborasi tersebut sebagai bentuk sinergi nyata antara pemerintah dan sektor keuangan.
“Bantuan ini akan segera disalurkan Dinas Sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Ini merupakan wujud sinergi nyata antara perbankan dan pemerintah,” katanya.
Ia juga menyambut baik program BSI “Pemda Berhaji dan Berkilau” yang memberikan kemudahan bagi aparatur sipil negara dalam perencanaan keuangan jangka panjang melalui tabungan haji dan investasi emas berbasis syariah.
Sementara itu, Kepala Bagian Organisasi Setda Banjar, Santi Nurlaela, menjelaskan bahwa capaian nilai pelayanan publik tahun 2025 merupakan hasil integrasi penilaian yang ketat, terdiri dari 70 persen evaluasi administratif dan 30 persen persepsi masyarakat melalui responden acak.
“Angka yang dihasilkan mencerminkan realitas kualitas layanan di lapangan, baik di sektor pendidikan, kesehatan, maupun kinerja pemerintah daerah secara keseluruhan,” jelasnya.
Pemkab Banjar berharap capaian tersebut dapat menjadi pemacu semangat bagi seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





